- Hadapi Dampak Krisis Global dengan Indonesia Bicara Baik
- Jon Heri Kembali Pimpin SMSI Sumsel
- Sebelas Detik Mengubah Makna: Ketika Algoritma Mengalahkan Fakta
- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
Akselerasi Cakupan Vaksin
KAYUAGUNG, SIMBUR – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir mengakselerasi cakupan vaksinasi Covid-19 untuk tenaga medis dosis kedua telah menyentuh angka 74,33 persen, pelayanan publik sebanyak 29,80 persen serta untuk lansia sebanyak 2.38 persen. Untuk masyarakat umum tembus di angka 1.72 persen untuk dosis yang pertama.
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab OKI, Drs H Antonius Leonardo MSi bersama seluruh jajaran di Kabupaten OKI terus berupaya mencegah terjadi lonjakan kasus Covid-19. Salah satunya dengan akselerasi program vaksinasi. Keselamatan masyarakat OKI menjadi prioritas, perlu upaya kolaborasi untuk mengejar target. “Semua pihak harus terlibat, baik pemerintah, tenaga kesehatan, tokoh, serta masyarakat untuk mengakselerasi program vaksinasi menjadi keniscayaan Kabupaten OKI mampu selamat dari pandemi covid-19,” ungkap Anton sembari berharap, dengan terlaksana akselerasi vaksinasi di OKI dapat segera mempercepat putusnya rantai Covid-19. “Masyarakat bisa hidup kondusif lagi,” ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan OKI, Iwan Setiawan SKM MKes menambahkan, pelaksanaan akselerasi vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Ogan Komering Ilir mulai dari tahap pertama hingga keempat. Diberikan mulai dari tenaga kesehatan, TNI-polri, pelayanan publik, guru, lansia bahkan masyarakat umum juga telah mendapatkan vaksinasi Covid-19.
“Kecepatan imunitas dapat dibentuk melalui vaksinasi. Selain itu, risiko penularan juga tergolong rendah. Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk mengetatkan penerapan protokol kesehatan sehingga kondisi dari Covid tetap bisa dikendalikan,” ungkapnya. (wom)



