Kesadaran Masyarakat Sangat Tinggi

PALEMBANG, SIMBUR – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru melakukan peninjauan vaksinasi Covid-19 yang digelar Polda Sumsel. Vaksinasi berlangsung di Gedung Ogan Pertamina, Plaju Palembang, Sabtu (26/6).

Melihat besarnya antusias masyarakat mengikuti proses vaksinasi massal tersebut, Gubernur Sumsel, Herman Deru ikut berbangga. “Sudah ada 5.078 dosis yang telah disuntikkan. Saya bangga bahwa masyarakat Sumsel ini sangat antusias untuk divaksin,” ungkap Herman Deru.

Dengan kondisi seperti ini, ungkap Herman Deru, pihaknya berharap pemerintah pusatpun ikut merespon dengan baik dalam menyediakan vaksin yang cukup untuk kebutuhan masyarakat Sumsel. “Kami minta, stok vaksin di pusat jangan sampai putus. Karena masyarakat Sumsel sangat antusias untuk divaksin. Artinya mereka sadar akan kesehatan,” ucapnya.

Wacana Presiden Jokowi untuk menambah jumlah vaksin pada Juli mendatang langsung disambut baik Gubernur Sumsel, Herman Deru. “Kami siap jika ditambah jumlah vaksinnya. Wacana penambahan ini kami sambut baik,” akunya sembari menjelaskan, pelaksanaan vaksin serentak secara nasional tersebut digelar oleh pihak Polri dan TNI. Namun, pemerintah daerah turut membantu menyediakan fasilitas dan sarana.

Sementara itu, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Eko Indra Heri mengakui, antuasias masyarakat Sumsel untuk divaksin sangat luar biasa. “Pelaksanaan vaksin ini dilakukan di 35 sentra. Semua Polres di Sumsel ada. Ini sebagai rangakain menuju pelaksanaan 1 juta vaksin pada 1 Juli mendatang,” akuinya.

Menurut Eko, dalam pelaksanaan vaksin sendiri menyasar masyarakat umum, termasuk masyarakat pelosok dan daerah perairan. “Untuk pemerataan penyebaran sendiri kami libatkan pihak terkait guna membantu, termasuk melakukan kerja sama dengan kecamatan,” terangnya.

Eko menjelaskan, pelaksaan vaksin serentak tersebut dilakukan secara nasional. Untuk Sumsel sendiri menyediakan sebanyak 31 ribu vaksin. “Totalnya ada 31 ribu vaksin untuk Sumsel. Sudah disuntikan sebanyak 5.078 vaksin kepada masyarakat,” ujarnya.(kbs/rel)