- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Aspal Karet dan Bensin Sawit, Inovasi Pemulihan Ekonomi Pasca-Pandemi
JAKARTA, SIMBUR – Inovasi program aspal karet dan pengolahan bensin dari kelapa sawit diyakini dapat berkontribusi untuk pemulihan ekonomi secara nasional. Hal itu sejalan dengan arahan Presiden RI Joko Widodo yang mendesak kepala daerah di Indonesia untuk proaktif dalam upaya pemulihan ekonomi pasca Pandemi Covid-19 di daerah masing-masing sebagai upaya pemulihan ekonomi di skala nasional.
“Aspal karet dan bensin sawit atau biofuel yang telah terlaksana di Muba adalah terobosan yang sangat luar biasa. Tidak hanya berkontribusi bagi petani rakyat, tetapi inisiasi ini diyakini dapat mempercepat laju pemulihan perekonomian di skala nasional,” ucap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto, saat Silaturahim Nasional “Sinergi Pemerintah dan Pengusaha Nasional/Daerah dalam Pemulihan Ekonomi, Investasi dan COVID-19” di Four Seasons Hotel Ballroom Capital Place, Jakarta, Jumat (28/5).
Menurutnya, inisiasi Bupati Muba Dodi Reza tersebut harus mendapatkan dukungan yang maksimal dari berbagai pihak. “Saat ini kami butuh inovasi dari berbagai sektor. Nah, untuk di perkebunan rakyat inovasi itu sudah ada di Muba, kami nantikan inovasi di sektor lainnya dari daerah-daerah di Indonesia,” ulasnya.
Senada dikatakan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia Luhut Binsar Panjaitan. Ia mengungkapkan, peran serta kepala daerah dalam upaya pemulihan ekonomi pasca pandemi sangat dibutuhkan. “Tetap maksimal bekerja, berikan inovasi nyata untuk kontribusi masyarakat Indonesia,” tukasnya.
Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA yang dalam kesempatan tersebut turut hadir langsung menyebutkan, Muba saat ini meski terimbas dampak COVID-19 namun tidak menghalangi untuk terus berbenah dengan sejumlah inovasi dan terobosan. “Alhamdulillah apa yang sudah direalisasikan diantaranya produk aspal karet dan biofuel pengolahan kelapa sawit menjadi bensin berdampak nyata untuk petani rakyat dan warga Muba,” ungkap Kepala Daerah Inovatif ini.
Dodi menambahkan, meski dengan adanya inovasi tersebut, tetapi Pemkab Muba juga konsen dengan percepatan pembangunan infrastruktur dan hal lainnya di bidang kesehatan dan pendidikan. “Muba saat ini juga telah melayani operasi jantung terbuka di RSUD Sekayu, yang hingga saat ini sudah menuntaskan 15 penyintas jantung dari berbagai Provinsi di Indonesia,” bebernya.
Lanjut Dodi, dirinya akan terus maksimal berbenah demi mewujudkan Muba Maju Berjaya tahun 2022. “Saya terus berharap dukungan segenap masyarakat Muba, agar bisa selalu bekerja dan mengabdi dengan baik,” tandasnya.(red/rel)



