Terlibat Aktif Jaring Bibit Lokal U-12

PALEMBANG, SIMBUR – Sekuat tenaga H Herman Deru bertekad mengisi tim bola kebanggaan Sriwijaya FC, dengan pemain lokal asli daerah, terus direalisasikannya. Selain program sejuta bola, serta membangun 10 stadion di kabupaten dan kota. Deru terlibat aktif pula, dalam pembinaan bibit-bibit pemain bola di Sumsel.

Sukses menggelar Piala Gubernur, kali ini Deru all out mensupport keberlangsungan Liga U-12 hingga U-20 di Sumsel. Deru pun terlibat aktif di lapangan untuk menyemangati bibit-bibit handal bola di massa depan.

Deru membuka langusng Festival Sepakbola U-12 Sriwijaya FC, Champion League 2021 se – Sumsel, di lapangan atletik luar kompleks Jakabaring Sport City atau JSC, Jumat (2/4/21) pagi. Hadir dalam kesempatan ini, Ketua PSSI Sumsel Ucok Hidayat; Kadispora Sumsel Ahmad Yusuf; Direktur Utama JSC Meina Paloh, serta juga Presiden Klub Bola Ogan Ilir  Noviardi Mawardi Yahya.

Deru yang hadir, juga memberikan bola secara simbolis, sebagai bagian dari program sejuta bola. Lalu memberikan sertifikat kepada semua peserta. Sampai kick off dan menjajal lima alat pemotong rumput teranyar yang dihadirkan Direktur Utama JSC.

Dikatakan Gubernur Sumsel ini, Sriwijaya FC tetap membanggakan, lewat prestasinya pernah meraih Doble Winner, meksi sekarang terdegradasi ke liga 2. Dalam olahraga khususnya bola hal ini tentu hal biasa saja.

“Jadi sekaranglah waktunya mengukir kebanggaan baru. Dengan membuat konstruksi bahwa pemain Sriwijaya FC kedepan, harus didominasi putra asli daerah. Terimakasih untuk semua penggagas kompetisi U-12, telah banyak berkorban demi melahirkan bibit-bibit pemain bola untuk Sumsel,” cetusnya.

Menambang semangat anak-anak mecintai olahraga bola, Deru meminta PSSI Sumsel dan KONI serta lainnya, mulai memetakan pemain bola berprestasi dari tiap-tiap daerah. “Anak-anak yang serius di bola ini kita arahkan, agar jangan hanya sebatas hobi saja, tapi sampai berprestasi. Ini bisa diawali MoU ketua KONI Kabupaten dan kota sesegera diwujudkan,” harap Deru.

Bahkan untuk memantik semangat anak-anak agar berprestasi, Deru meminta agar difasilitasi untuk bisa menonton Piala Dunia U-20 yang rencananya akan digelar 2023 mendatang.  “Bibit-bibit unggul ini harus diberikan tiket. Biar mereka bisa melihat langsung pertandingan Piala U-20, sehingga mereka jadi punya cita-cita yang besar,” timbang Deru.

Eks Bupati OKU Timur ini menekankan, meksi sudah 10 stadion di bangun di Sumsel, sebagai wadah mengukir prestasi, dirasa belum cukup untuk meraih kesuksesan. Tetap dibutuhkan kegigihan dan perencanaan yang baik.

“Tidak ada sesuatu yang kebetulan. Dari sini kita rencanakan, bagaimana anak-anak ini kita arahkan dan bisa sampai nanti mereka jadi pesepakbola yang membanggakan,” paparnya.

Hendri Zainuddin selaku Direktur PT Sriwijaya Optimis Mandiri atau SOM juga Ketua KONI Sumsel menanggapi bahwa hari ini sangat bersejarah, sebab Karena mulai hari ini Sriwijaya FC resmi memiliki anggota club untuk pembinaan di Sumsel dimulai dengan U-12.

“Ini sesuai dengan keinginan  Gubernur Herman Deru. Karena beliau ingin 2 atau 3 tahun lagi Sriwijaya FC diisi oleh putra-putra daerah.  Adapun dalam kegiatan ini tercatat, sebanyak 29 tim ambil bagian dan melibatkan sekitar 400 orang peserta,” cetusnya.

Untuk membuat akademi Sriwijaya FC butuh biaya yang sangat besar, maka ini adalah solusinya. Jadi setiap Bupati dan Wako di Sumsel, bisa membiayai anak-anak yang terbaik untuk dilakukan pembinaan di akademi. Maka yakin  hasilnya akan luar biasa. Liga SFC menurut Hendri, bergulir setiap tahun mulai dari U-12 hingga U-20. (red/rel)