- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Kerahkan 1.489 Kader, Mendata 241 Ribu KK
KAYUAGUNG, SIMBUR – Pendataan Keluarga (PK) 2021 di Kabupaten OKI dimulai 1 April hingga 31 Mei 2021. Agenda lima tahunan milik BKKBN ini diharapkan bisa mendapatkan data mikro yang valid tentang kondisi keluarga. Wakil Bupati HM Dja’far Shodiq menjadi orang pertama dalam pendataan keluarga tahun 2021 di lingkungan Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kamis (1/4).
Dua orang petugas kader pendataan berseragam batik selama hampir tiga menit secara rinci menanyakan hal ihwal keluarga Wakil Bupati OKI. Disaksikan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana Kabupaten OKI, Ubaidillah SKM MKM.
Shodiq menjelaskan, proses Pendataan Keluarga (PK) akan berlangsung sejak 1 April sampai 31 Mei 2021. Dengan menggunakan dua metode. Setiap keluarga bakal dicatat secara manual dan digital oleh petugas lapangan KB.
“Nantinya, delapan kecamatan akan diambil pendataan keluarga secara manual dan 8 kecamatan lainnya secara online. Data yang dihasilkan akan dimanfaatkan untuk perencanaan, intervensi program pembangunan keluarga, kependudukan, keluarga berencana (Bangga Kencana), dan program pembangunan lainnya di Kabupaten OKI,” ujar Shodiq.
Shodiq juga secara khusus mengimbau kepada seluruh masyarakat OKI untuk bersedia berpartisipasi dalam pendataan keluarga 2021 dan memberikan data yang valid kepada para petugas lapangan KB OKI.
“Saya mengimbau agar masyarakat Kabupaten OKI bersedia berpartisipasi dan kooperatif dalam menjawab pertanyaan tim pencatat pendataan keluarga 2021 mulai hari ini 1 April 2021,” ucapnya.
Sementara itu, Ubaidillah menuturkan untuk menyukseskan pendataan keluarga di Kabupaten OKI pihaknya melibatkan 1.489 kader yang nantinya akan bekerja mencatat 241 KK baik secara manual maupun digital.
Ubaidillah berharap agar pendataan ini bisa dijadikan bahan evaluasi dan perencanaan ke depan, karena bermula dari data yang valid proses pembangunan bisa terwujud dengan optimal.(wom)



