- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Pertikara IV di Bumi Perkemahan Gandus
PALEMBANG, SIMBUR – Mematangkan diri sebagai tuan rumah Perkemahan Bakti Satuan Karya Pramuka Bhayangkara IV, Tingkat Nasional atau Pertikaranas November 2022 nanti, di Bumi Perkemahan Gandus-Kwarda Sumsel. Wagub Sumsel H Mawardi Yahya memimpin rapat persiapan di ruang rapat Bina Praja, Kamis (25/3/21) siang.
“Persiapan yang matang, maka Sumsel bisa sukses menjadi tuan rumah. Sebab ini event besar berskala nasional, maka persiapannya harus semaksimal mungkin. Karena ini untuk nama baik Sumsel di kancah nasional,” timbang Mawardi.
Selain ketersediaan air dan ketersediaan pasokan listrik, segala fasilitas penunjang kegiatan perkemahan lainnya seperti MCK, jalan keliling bumi perkemahan, gedung serbaguna, hingga masjid dan tribun utama, harus benar-benar dipastikan kesiapannya, dari jauh-jauh hari.
“Kita pastikan lagi, kalau memang masih bisa dianggarkan kita ajukan. Selebihnya kita bisa upayakan melalui CSR menggandeng perusahaan-perusahaan yang ada di Sumsel,” tambah Mawardi.
Pemprov sangat serius terhadap suksesnya penyelenggaraan event ini. Oleh karena itu penetapan SK panitia juga telah dilakukan sejak awal tahun 2020. Namun hal itu sempat terkendala karena pandemi Covid.
“Makanya kita adakan rapat ini. Kita ingin tahu sejauh mana kesiapannya. Dan syukur setelah mendengar penjelasan PDAM tadi akses air ternyata sudah siap,” tambahnya.
Mukti Sulaiman sebagai Ketua Kawartir Daerah atau Kwarda Pramuka Sumsel, menegaskan bahwa event tersebut rencananya akan diikuti swkitar 5.160 orang anggota Pramuka dari Saka Bhayangkara se – Indonesia.
Kegiatan yang tak kalah menarik juga digelar, seperti festival kuliner nusantara, karnaval pakaian adat nusantara, festival layang-layang Bhayangkara, festival mural masih banyak lagi.
“Mereka ini terdiri dari peserta dengan usia mulai 17 hingga 25 tahun. Adapun kegiatan itu sendiri akan diadakan pada tanggal 13 -18 November 2022. Rencananya kegiatan ini akan dihadiri Presiden Joko Widodo dan Kapolri,” imbuhnya.
Sesuai namanya perkemahan bhakti ini, nantinya akan diisi berbagai kegiatan di antaranya kegiatan fisik dan non fisik. Untuk kegiatan fisiknya yaitu pembersihan sarana umum dan tempat wisata.
Kemudian penanaman 1000 pohon kelapa, pembangunan poskamling, rehabilitasi tempat ibadah masyarakat, penebaran benih ikan dan pembuatan taman Pramuka.
“Untuk kegiatan non fisiknya peserta ini akan mengadakan beberapa kegiatan juga seperti penyuluhan tentang kamtibmas, penyuluhan keselamatan berlalu lintas, penyuluhan sanitasi dan penyakit menular, penyuluhan PHBS, penyuluhan bela negara dan seminar kewirausahaan,” tukas Sulaiman. (red/rel)



