- Hadapi Dampak Krisis Global dengan Indonesia Bicara Baik
- Jon Heri Kembali Pimpin SMSI Sumsel
- Sebelas Detik Mengubah Makna: Ketika Algoritma Mengalahkan Fakta
- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
Suarakan Kepentingan Petani dan Nelayan
SEKAYU, SIMBUR – Dikala pandemi, leading sektor pertanian dan perkebunan tidak terdampak pandemi Covid-19, sehingga pertumbuhan ekonomi masyarakat tetap berjalan. Maka pengurus kontak tani nelayanan andalan atau KTNA, harus bisa menyuarakan kepentingan para petani dan pekebun termasuk nelayan, yang ada di Kabupaten Musi Banyuasin.
KTNA juga harus bisa menjadi mitra pemerintah, dalam menyusun kebijakan politik anggaran, bagi upaya-upaya untuk menciptakan ekosistem pertanian yang baik. Pada kesempatan itu Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex, juga melantik Ketua dan Pengurus KTNA Muba, sekaligus melantik Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Muba, periode 2021 – 2025, di opproom Pemkab Muba, Jumat (19/3/21) pagi.
Ketua KTNA Muba Periode 2021 2025 kembali dijabat Abusari SH. Ketua KPAD Kabupaten Muba periode 2021-2025 dijabat sebagai Ketua Soleman MPdI, Wakil Ketua Junaidi SH, Anggota Linda Usmayati SH, Salman MA, Candra Hasuka SH, Ennysya Yanti SH dan Sri Dahlia SE.
Hadir dalam kegiatan ini, Dandim 0401 Muba Letkol Arah Faris Kurniawan SST MT, Ketua Pengadilan Negeri Sekayu Hendra Halomoan SH MH; Perwakilan Kaplores Muba dan Kajari Muba; Ketua TP PKK Muba Hj Thia Yufada Dodi Reza; Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi beserta Ketua DWP Muba, dan Ketua KTNA Provinsi Sumsel diwakili Sekretaris HJ Maryati Ridho, serta Ketua KPAD Sumsel diwakili Sekretaris Leo Fernandes.
Pandemi ini juga menimbulkan masalah bagi pemenuhan hak anak-anak, perlindungan anak-anak di rumah dan juga kenyamanan dalam proses tumbuh kembang anak mengalami gangguan.
“Karena itu dalam hal ini KPAD harus bisa dan tanggap mengiventarisir lima kluster yang ditetapkan dalam pemenuhan hak dan kebutuhan anak di masa pandemi. Kita tidak mau di masa pandemi ini di dalam keluarga. Timbul suasana yang tidak nyaman bagi anak dalam proses tumbuh kembang maupun dalam proses belajar, jadi KPAD punya tugas yang sangat penting,” harap Dodi.
Kemudian pembangunan pertanian merupakan suatu proses yang ditujukan untuk mengembangkan serta meningkatkan produksi pertanian yang berkualitas dan berdaya saing. “Kehadiran KTNA harus bisa memainkan peran dan fungsinya, selaku organisasi yang memfasilitasi dan memperjuangkan kepentingan petani ini, dengan muaranya adalah tercapainya peningkatan kesejahteraan petani,” tukas Dodi.
Drs H Yusuf Amilin selaku Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan mengatakan, tujuan dilaksanakan pelantikan KTNA, mendukung dan meningkatkan kemampuan petani dalam menghadapi tantangan, hambatan dan masalah pembangunan di sektor pertanian, perikanan dan peternakan melalui penguatan organisasi KTNA.
Sedangkan tujuan dilantiknya kepengurusan KPAD, mendukung dan meningkatkan efektivitas pengawasan penyelenggaraan pemenuhan hak anak di daerah Kabupaten Muba.
“Anggota KPAD Kabupaten Muba yang terpilih telah melewati tahapan seleksi sejak Oktober 2020 hingga Februari 2021, tahapan seleksi meliputi Seleksi administrasi, seleksi tertulis dan psikotes, selelsi wawancara dan uji publik, sehingga terpilihlah tujuh orang anggota KPAD Kabupaten Muba,” tukas Yusuf. (red/rel)



