Jawara Satu Penilaian Bergengsi Arsip Nasional

SEKAYU, SIMBUR – Arsip Nasional Republik Indonesia atau ANRI, mengumumkan hasil penilaian dan pengawasan terhadap para pemerintah daerah. Hasilnya cukup mengejutkan, pasalnya Kabupaten Muba, dinobatkan sebagai peringkat 1 di Sumsel dan masuk 10 besar nasional, dalam ajang bergengsi “Penghargaan Pengawasan Kearsipan tahun 2020”.

Prestasi membanggakan ini ditorehkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Muba. Menjadi jawara satu bergengsi penilaian ANRI, setelah melalui sejumlah banyak aspek penilaian.

“Aspek itu seperti pelaksanaan tertib arsip, pengelolaan arsip OPD, pengawasan arsip OPD. Ada lagi Aspek ketaatan terhadap peraturan perundang- undangan bidang kearsipan, aspek program kearsipan, dan aspek pengolahan arsip inaktif,” ungkap Drs Yohanes Yubhar MM, selaku Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Muba.

Yohanes melanjutkan, Jumat (12/3/21) siang, bahwa aspek penilaian juga menyangkut  aspek penyusutan arsip, aspek pengelolaan arsip statis, aspek SDM kearsipan, aspek kelembagaan, dan aspek prasarana dan sarana kearsipan.

“Dari hasil penilaian ANRI, Muba peringkat 1 di Sumsel dan masuk 10 nasional. Dengan capaian nilai 94.47 yang sangat memuaskan. Item penilaiannya sangat banyak. Jadi capaian prestasi ini sangat memuaskan. Namun tidak terlepas dari support Bupati Dodi Reza dan seluruh OPD di lingkungan Pemkab Muba dan masyarakat,” timbangnya.

Dr Dodi Reza pun menyampaikan ucapan selamat, atas raihan peringkat 1 Sumsel dan masuk 10 besar nasional, dalam “Penghargaan Pengawasan Kearsipan Tahun 2020 serta capaian dan ketelatenan ini”.

“Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Muba selalu maksimal, dalam upaya tertib Arsip. Prestasi yang sangat baik, harus dipertahankan dan terus ditingkatkan. Saya berharap, Kearsipan Muba dapat selalu dijaga dengan baik, untuk kebutuhan seluruh pihak dan warga masyarakat Muba,” harap Bupati Muba ini. (red/rel)