Sinergitas Cegah Karhutla dan Bencana Alam

EMPAT LAWANG, SIMBUR – Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad, memimpin langsung apel gelar pasukan dan peralatan kesiap siagaan Penanggulangan karhutla, banjir dan bencana alam. Kegiatan digelar ini digelar di lapangan Pemkab Empat Lawang, Kamis (25/2) siang.

Dalam gelar pasukan Joncik didampingi Dandim 0405/Lahat dan Kapolres Empat Lawang, melakukan pemeriksaan kesiapan pasukan serta mengecek satu persatu kelengkapan peralatan.

“Dari data tahun 2015 KLHK, mencatat sebanyak 2,6 juta hektar hutan dan lahan terbakar, dengan 120 ribu titik api sejak Juni hingga Oktober 2015. Di Provinsi Sumsel dan 7 provinsi lainnya, saat itu menjadi darurat asap,” ungkapnya.

Wilayah Sumsel sendiri lahan yang terbakar mencapai 23 persen. Maka belajar dari pengalaman tersebut apel kesiap siagaan pasukan ini, dilakukan untuk mencegah dan menanggulangi karhutla di Kabupaten Empat Lawang.

”Dalam penanganan bencana, ada sebuah prinsip yang harus dipegang, yaitu ‘lebih baik siap tapi tidak dipakai, daripada dipakai tapi tidak siap. Saya ulangi, lebih baik siap tapi tidak dipakai, daripada dipakai tapi tidak siap,” ungkap Joncik.

Joncik berharap segala persiapan harus dilakukan matang, namun berharap bencana tidak datang,  dari pada bencana datang tetapi tidak siap.

“Apalagi instruksi Presiden sudah sangat jelas, terkait pelaksanaan tugas penanggulangan karhutla dan bencana alam lainnya. Instruksi Presiden tersebut, menjadi acuan untuk selalu siap siaga dalam menghadapai fenomena perubahan iklim, cuaca ekstrem yang berpotensi terjadinya bencana seperti karhutla dan bencana alam lainnya,” cetusnya.

Maka sinergritas antara Pemda, TNI, Polri dan masyarakat sangat dibutuhkan.

“Percayalah Tuhan menaruh saudara semua di posisi ini bukan karena kebetulan.  Pasalnya orang yang hebat tidak dilahirkan dari kemudahan, kesenangan dan kenyamanan. Tapi mereka dibentuk oleh kesulitan, perjuangan dan bahkan air mata,” pesannya.

”Kepada para personil dan tim pencegahan karhutla, saya ucapkan selamat bertugas, selamat bekerja, selamat mengabdi. Mari tingkatkan sinergitas dan kolaborasi, untuk antisipasi kebakaran hutan dan lahan serta bencana alam lainnya,” harap Joncik. (red/rel)