- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
- Protes Meluas, Warga Banyuasin Kesulitan Air Bersih
- Komitmen Indonesia-Unicef Dukung Pemenuhan Hak Anak
- PWI Pusat Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk Revisi UU Hak Cipta
Kembangkan Wisata Medis di Teluk Gelam
OKI, SIMBUR – Penjajakan investasi layanan kesehatan, berkonsep pariwisata di kawasan Wisata Teluk Gelam OKI, diminati sejumlah investor dalam negeri. Hermina Hospital, salah satu pemain besar disektor kesehatan melirik peluang investasi kawasan ini.
“Ini peluang bagi kami, Hermina untuk menjajaki kerjasama dengan Pemkab OKI, untuk pengembangan pelayanan kesehatan di Kawasan Wisata Teluk Gelam OKI. Dengan konsep yang direncanakan Medical Tourism” kata Yulisar Khiat SE MARS, selaku Dirut Operasional RS Hermina Pusat, dalam diskusi virtual dengan Pemkab OKI, Kamis (25/2/21) pagi.
Yulizar menyebutkan, RS Hermina memiliki pengalaman mengembangkan 44 cabang rumah sakit dari Aceh hingga Papua, dengan pelayanan pasien BPJS hingga eksekutif.
“Jika terealisasi, ini merupakan pertama kali Hermina bekerjasama dengan pemerintah. Untuk itu kita segera lakukan visibility studi dan pembicaraan tindak lanjut, terkait bentuk kerjasamanya dengan Pemkab OKI” timbangnya.
Sebelumnya Pemkab OKI, gencar menawarkan paket kerjasama, pengelolaan kawasan wisata Teluk Gelam OKI, kepada swasta. Sekda Kabupaten OKI Husin menekankan, pengembangan kawasan ini ditujukan untuk pertumbuhan ekonomi, kawasan sekitar , erta meningkatkan layanan kesehatan kepada masyarakat.
“Kami mengundang investasi ke kawasan ini, untuk membangkitkan geliat ekonomi di kawasan ini. Dan terpenting juga memberikan layanan kesehatan prima, kepada masyarakat OKI dan Kabupaten sekitar” cetusnya.
Pemkab OKI menurut Husin, akan memberikan insentif kemudahan investasi bagi investor yang serius, dengan menggarap kawasan ini senantiasa mengedapankan konservasi serta sosial ekonomi masyarakat.
“Kawasan Teluk Gelam ini, sudah masuk pusat pengembangan nasional (PKN). Jadi sangat potensial mulai dari daya jangkau, karena adanya tol trans Sumatera. Juga akan dikembangkan jadi kawasan wisata terpadu sesuai RDTR dari Kementrian ATR BPN” terangnya.
Sejumlah investor dalam negeri juga sudah berminat, untuk mengembangkan destinasi wisata dengan objek Danau Teluk Gelam tersebut. Teranyar adalah PT Anugerah Utama Bali, yang telah berpengalaman mengembangkan sejumlah destinasi di Bali.
Kemudian Siloam Sriwijaya yang merupakan grup dari Siloam Hospital, juga pernah menjajaki kerjasama untuk pengembangan wisata kesehatan (medical tourism) di kawasan tersebut. (red/rel)



