Membangun TNI AD yang Adaptif

PALEMBANG, SIMBUR –  Brigjen TNI Agus Suraji SIP Sos, selaku Komandan Korem 044/Gapo, mengikuti Rapim TNI AD tahun 2021 yang digelar secara virtual, selasa (23/2/21) pagi. Kegiatan Rapim ini bertempat di ruang vicon Makorem 044/Gapo, di Jalan Jenderal Sudirman, Km 4.5 Palembang.

Turut hadir mendampingi Danrem pada Rapim tersebut,Kasrem 044/Gapo Kolonel Inf Grandy Mangiwa, Para Kasi Korem 044/Gapo. Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa dalam Rapim tersebut menyampaikan, berbagai kebijakan strategis TNI AD di tahun 2021, dalam upaya membangun TNI AD yang adaptif.

Dalam Rapim yang mengusung tema “Membangun TNI Angkatan Darat yang Adaptif”, seluruh kebijakan strategis TNI AD, dalam pelaksanaannya diselaraskan dengan situasi dan kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

Sehingga penyampaian evaluasi program kerja dan anggaran tahun 2020 maupun program kerja dan anggaran 2021, yang telah dilakukan refocusing dan realokasi belanja disusun dengan menyesuaikan kondisi tersebut.

Rapim TNI AD tahun 2021 dihadiri sejumlah 264 pejabat di lingkungan TNI AD. Baik secara langsung di Mabesad maupun melalui Virtual dari wilayahnya masing-masing.

Adapun materi pembahasan pertama tentang evaluasi program kerja TNI AD tahun 2020 yang dibawakan oleh Irjenad, Letjen TNI Benny Susianto Sip, dilanjutkan dengan paparan sesuai bidang masing-masing dari Irjenad dan para Asisten Kasad.

Kasad menekankan kepada para pimpinan TNI AD yang hadir, untuk menindaklanjuti semua kebijakan dan penekanan yang telah disampaikan. Menurutnya, itulah esensi dari tema Rapim TNI AD TA. 2021.

“Itulah yang kami maksud dengan adaptif. Apa yang kurang, ya terus diperbaiki. Apa yang sudah bagus, pasti masih ada celah untuk ditingkatkan lagi,” terang Jenderal  Andika.

Selain itu, Kasad juga menyampaikan keprihatinannya atas meningkatnya jumlah kematian prajurit dan PNS TNI AD akibat sakit. Untuk itu, dirinya berharap para komandan satuan dapat terketuk hatinya dan berupaya mencari solusi mengatasi hal ini.

Salah satunya dengan meningkatkan kepedulian atas kondisi fisik dan kesehatan anggotanya, serta menggalakkan olahraga di satuannya masing-masing.

“Tahun 2019 kemarin, kita kehilangan prajurit dan PNS TNI AD sebanyak 385 orang yang disebabkan oleh sakit. Tahun 2020 yang meninggal karena sakit meningkat menjadi 714 orang, hampir dua kali lipat. Oleh karena itu, yang sudah kita lakukan dua tahun terakhir, budaya olahraga setiap hari, lakukan!,” harap Kasad. (red/rel)

Posted in TNI