- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Usai Dilantik Pj Sekda Tutup Usia
EMPAT LAWANG, SIMBUR – Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Empat Lawang Drs Mahalisi meninggal dunia di RSUD Tebing Tinggi sekitar pukul 16.40 WIB. Duka mendalam karena almarhum Mahalisi baru sekitar tiga jam dilantik sebagai penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Empat Lawang, menggantikan H Edison Jaya yang pensiun.
Beberapa jam sebelumnya, almarhum sempat dilantik Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad sebagai Pj Sekda Empat Lawang di ruang rapat Madani, Kamis (7/1), sekira pukul 14.00 Wib.
Setelah acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan selesai, dilanjutkan pemberian ucapan selamat kepada Pj Sekda yang baru saja dilantik. Almarhum Mahalisi kembali ke ruangan Asisten I. Beberapa saat di ruangan tersebut, almarhum sempat pingsan dan langsung dilarikan ke RSUD Tebing Tinggi untuk mendapatkan perawatan.
Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad didampingi Wakil Bupati Empat Lawang Yulius Maulana, langsung ke RSUD Tebing Tinggi, setelah mendapatkan kabar duka tersebut.
“Pemerintah Kabupaten Empat Lawang, saya, Wabup dan jajaran meras kehilangan yang luar biasa atas meninggalnya penjabat sekda Empat Lawang, yang baru jam 2 siang tadi saya Lantik,” ungkap Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad didampingi Wabup Empat Lawang Yulius Maulana, kepada wartawan.
Dijelaskan Bupati, dirinya berharap banyak kepada almarhum untuk mengontrol empat hal dalam pemerintahan. “Saya bersaksi bahwa beliau adalah orang yang baik. Insya Allah Khusnul Khotimah, amiin,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Tebing Tinggi dr Devi mengatakan, almarhum didiagnosis terkena serangan jantung. “Beliau memang ada riwayat gagal jantung sebelumnya,” ujarnya. (rel)



