Pembangunan Tol Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

BAYUNG LENCIR, SIMBUR – Pemerintah Kabupaten Muba mendukung penuh pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera dengan mengutamakan sinergi, kerjasama dan transparansi. Agar membuka ruang perekonomian dan kesejahteraan masyarakat bisa tercapai.

Saat ini sosialisasi tengah digencarkan terutama bagi masyarakat di wilayah 6 kecamatan, mengenai pengadaan tanah, untuk pembangunan Jalan Tol Betung – Tempino – Jambi, di Kabupaten Muba.

Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Sekda Drs H Apriyadi MSi melakukan sosialisasi kepada masyarakat di Kecamatan Bayung Lencir , Kamis (7/1/2021).

Dalam kesempatan ini, Apriyadi berharap masyarakat akan lebih paham, terkait pembangunan jalan tol tersebut. Rencana pembangunan jalan Tol ini, sebagai proyek strategis nasional yang sudah lama digarap.

“Rencana pembangunan tersebut, salah satu upaya dari pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat. Karena dari pembangunan jalan tol ini, dapat menarik para investor untuk berinvestasi ke Kabupaten Muba. Setelah itu akan ada industri yang masuk, yang bisa mengurangi jumlah pengangguran yang ada,” ungkapnya.

Maka di tahun 2021 ini dapat terealisasi dengan melakukan sosialisasi pengadaan tanah yang terkena pembangunan jalan bebas hambatan atau jalan Tol  Betung (SP Sekayu) Tempino–Jambi di wilayah Kabupaten Muba.

“Kita perlu melakukan gerak cepat, dengan melakukan kerjasama dari semua stekholder. Dengan harapan di tahun ini, urusan pengadaan tanah dapat diselesaikan dengan cepat, agar untuk proses pembangunannya pun cepat dilaksanakan. Dan tidak hanya itu, pembangunan jalan tol ini benar-benar efektif dan efisien dalam harga transportasi, dan juga sangat jelas dapat mengurangi kemacetan,”ujar Sekda.

PPK Jalan Tol Kementerian PU PR Bayumi, mengatakan saat ini telah memasuki tahapan penetapan lokasi. Dengan melakukan sosialisasi dan meminta persetujuan kepada masyarakat, untuk lahan yang terkena untuk pembangunan jalan tol.

“Setelah sosialisasi ini, dilakukan tahap selanjutnya pengukuran, kemudian musyawarah dengan masyarakat, dan penentuan nilai ganti rugi tanah, oleh KJPP,” beber Apriyadi.

Pihak PT Utama Karya yakni Hasan mengatakan bahwa pembangunan jalan tol Trans Sumatera ini dapat mendorong pengembangan kawasan di pulau Sumatera. Lalu mendorong pertumbuhan perekonomian nasional, pemerintah melakukan percepatan pembangunan jalan tol di Sumatera melalui penugasan kepada BUMN dengan skema.

“Sebagai pihak yang menerima penugasan ini, maka untuk pembangunan jalan tol, kami akan mempersiapkan perencanaan yang matang, pendanaan, pembangunan, pengoperasian, setelah itu akan melakukan pemeliharaan yang baik,”bebernya.

M Imron Ssos MSi selaku Camat Bayung Lencir menyampaikan, untuk 7 Desa yang ada di Kecamatan Bayung Lencir yang akan dilewati untuk pembangunan jalan tol, ia bersama dengan semua pihak yang ada di Bayung Lencir siap mendukung dan mensupport.

“Tentu kami mendukung sepenuhnya, pembangunan jalan tol Trans Sumatera ini. Apalagi bila memberikan dampak pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat,” ungkapnya.

Turut hadir pula Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Muba, H Yudi Herzandi SH MH, Kepala Bappeda Muba Drs Iskandar Syahrianto, dan Kadis PU PR Herman Mayori.

Lalu Kadishub Muba H Pathi Ridwan, Ka DLH Andi Wijaya Busro, Plt Kadisbun Muba Ahmad Toyibir, PPK Jalan Tol Kementerian PU PR Bayumi, dan Hasan dari PT Hutama Karya.

6 Kecamatan yang dilalui Tol Trans Sumatera di Muba yakni, Kecamatan Babat Supat, Kecamatan Lais, Kecamatan Keluang, Kecamatan Sungai Lilin, Kecamatan Tungkal Jaya dan Kecamatan Bayung Lencir.

“Pembangunan jalan tol ini dapat berjalan dengan lancar dan sesuai keinginan apabila dari setiap kecamatan dapat mendukung dan memberikan supportnya serta dapat menghindari konflik. Inilah tujuan dari diadakannya sosialisasi,” tegas Apriyadi.

Setelah sosialisasi, Senin mendatang tepatnya di tanggal 11 Januari 2021 akan memberikan laporan ke Presiden melalui Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko tentang progresnya.

“Semoga dapat memperoleh tanggapan yang baik dan proses pembangunan jalan tol di Kabupaten Muba dapat berjalan dengan lancar,”ungkapnya.

Lebih lanjut Apriyadi mengatakan jika pembangunan jalan Tol ini dapat terealisasi dengan cepat, maka dampak sosial ekonominya pun dapat cepat dirasakan masyarakat.

Sekretaris Camat Tungkal Jaya Anhar SSos MSi menyampaikan untuk di Kecamatan Tungkal Jaya ada 5 (lima) desa yang dilintasi pembangunan jalan Tol.

“Jika memang pembuatan jalan tol ini dapat membuka pintu perekonomian serta dapat mensejahterakan masyarakat, maka kami dan pihak yang terkait di Kecamatan Tunggal Jaya siap membantu dan memberikan dukungan. Semoga kegiatan pembangunan jalan tol ini dapat berjalan dengan baik dan transparan serta tidak ada kendala apapun,” tukas Anhar. (red/rel)