- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Dewan Naik Pitam, Hanya Tiga Camat Hadiri Paripurna
MARTAPURA, SIMBUR – Dari 20 camat yang ada di Bumi Sebiduk Sehaluan hanya tiga yang hadir pada paripurna Pemandangan Umum Fraksi DPRD OKU Timur. Paripurna tersebut membahas dan meneliti APBD OKU Timur Tahun Anggaran 2021 pada Rapat Paripurna ke VIII masa sidang I. Paripurna dibuka Ketua DPRD H Beni Defitson, SIP, MM dan dipimpin Wakil Ketua Ir Hj Juniah MP, dihadiri Wakil Bupati OKU Timur Fery Antoni SE, Selasa (17/11).
Ketidakhadiran sebagian besar camat ini membuat Wakil Ketua DPRD OKU Timur Ir Hj Juniah, MP yang memimpin rapat sempat naik pitam. Dengan tegas dia mempertanyakan ketidakhadiran camat sedangkan ini penting karena sedang membahas APBD. Tentunya ada hubungan dengan anggaran disetiap kecamatan.
“Kondisi ini sudah sering terjadi dan harus menjadi perhatian. Menjadi sebuah pertanyaan besar mengapa camat tidak hadir. Agenda yang kita bahas ini sangat penting karena itu sudah menjadi kewajiban camat untuk hadir,” ungkapnya.
Sementara anggota DPRD OKU Timur lainnya Reza Alief Kodim SE MM menjelaskan, sebagai anggota DPRD OKU Timur merasa tersinggung karena dari 20 hanya tiga camat yang hadir. Tidak tahu apa ini dianggap tidak penting apa camat sengaja melecehkan DPRD.
Dirinya meminta kepada bupati dan wakil bupati untuk mengambil tindakan tegas kepada camat yang tidak hadir. “Jika perlu camat yang tidak hadir diganti dan anggaran belanja langsungnya dipindahkan ke camat yang hadir. Ini tidak bisa dibiarkan kita minta kepada bupati dan wakil bupati untuk mengambil tindakan tegas kepada camat yang tidak hadir,” tegasnya.
Sementara, Wabup OKU Timur Fery Antoni mengungkapkan, memang ini sudah sering terjadi dan akan dilakukan klarifikasi ada apa ketidak hadiran. Seharusnya camat hadir karena agenda yang dibahas ini sangat penting. “Sekda tolong panggil dan klarifikasi mengapa camat tidak hadir ini jangan sampai terulang lagi,” imbuhnya.(rel)



