Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Sumsel 3.012 Orang, Gugus Tugas Setuju Dilakukan Penilangan Tidak Pakai Masker

PALEMBANG, SIMBUR – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Selatan terus melakukan evaluasi terkait jumlah kasus yang naik-turun. Menurut juru bicara, Yusri, hasil evaluasi, perkembangan kasus terus bertambah. “Penambahan kasus baru setiap hari kadang naik kadang turun. Evaluasi kami, masyarakat belum menerapkan protokol kesehatan dengan baik,” ungkap Yusri video conference, Minggu (19/7).

Jika kita tidak menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin,  lanjut Yusri, virus ini akan terus berkembang dan tidak akan berakhir. Karena itu, pihaknya sepakat apabila diberlakukan penilangan bagi masyarakat bagi yang tidak memakai masker di luar rumah karena tidak patuh dan tidak disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Sumsel. “Pada prinsipnya kami setuju jika dilakukan penilangan (tidak pakai masker). Karena masyarakat masih bandel, tidak menerapkan protokol kesehatan,” jelasnya.

Apabila ada pegawai/karyawan yang terkonfirmasi positif Covid-19, apakah instansi atau lembaga tersebut wajib meliburkannya atau melakukan kerja dari rumah (work from home), Yusri menjawabnya tidak. “Tidak ada kewajiban melakukan WFH apabila ada yang positif di kantor. Yang boleh libur adalag orang yang punya kontak erat,” tegasnya

Yang dimaksud kontak erat, lanjut Yusri, jika orang tersebut pernah bicara kurang dari 1 meter, bertemu dalam waktu lama dalam kendaraan atau ruangan kerja. Orang setelah kontak erat menimbulkan gejala tertular. “Tidak perlu WFH, tapi yang kontak erat harus isolasi mandiri sampai benar-benar clear, baru boleh masuk kembali,” imbaunya.

Yusri kembali memaparkan, kasus positif Covid-19 di Sumsel menjadi 3.012 orang. Ada penambahan 46 kasus baru pada Minggu, 19 Juli 2020. “Kasus konfirmasi positif baru per tanggal 19 Juli 2020 mengalami penambahan sebanyak 46 orang,” ungkapnya.

Menurut Yusri, penambahan kasus baru tersebut berasal dari Palembang 39 orang, Lahat 2 orang, Prabumulih 1 orang, Banyuasin 1 orang, OKI  1 orang, dan luar wilayah 2 orang. “Jumlah kasus positif di Sumsel menjadi 3.012 orang,” ungkapnya.

Jumlah kasus yang sudah selesai (closed cases) 1.552 orang (139 kasus meninggal ditambah 1.413 kasus sembuh). “Sementara kasus yang masih aktif dan dalam proses menunggu hasil, bisa sembuh atau tidak sebanyak 1.460 orang,” terangnya.

Adapun jumlah orang dalam pantauan (ODP) sebanyak 9.709 orang, selesai dalam pantauan 8.353 orang, dan masih dipantau sebanyak 1.356 orang. Sementara, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) 1.353 orang. Sebanyak 835 orang sudah selesai pengawasan, serta masih dalam pengawasan 518 orang.

Pasien dinyatakan sembuh berjumlah 1.413 orang. “Ada penambahan kasus sembuh 15 orang. Berasal dari Musi Banyuasin 1 orang, Banyuasin 1 orang, dan Muara Enim 13 orang,” ungkapnya seraya menambahkan, kasus pasien meninggal 139 orang. “Ada penambahan 1 kasus meninggal pada hari ini. Berasal dari OKU,” tutupnya.(kbs)