- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Kasus Positif Bertambah 93 Jadi 2.568 Orang, Gugus Tugas Sumsel Sepakat Covid-19 Bisa Menular melalui Udara
# Kasus Aktif 1.207, Kasus Selesai 1.361 Orang
# Pasien Sembuh 1.241, Meninggal 120 Orang
PALEMBANG, SIMBUR – Ledakan kasus positif Covid-19 kembali terjadi di Provinsi Sumatera Selatan. Kasus positif Covid-19 di Sumsel kini menjadi 2.568 orang. Ada penambahan 93 kasus baru pada Jumat, 10 Juli 2020.
“Kasus konfirmasi positif baru per tanggal 10 Juli 2020 mengalami penambahan sebanyak 93 orang,” ungkap Yusri, juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel, saat video conference, Jumat (10/7).
Menurut Yusri, penambahan kasus baru tersebut berasal dari Palembang 62 orang, OKI 1 orang, Banyuasin 9 orang, Ogan Ilir 1 orang, Muratara 1 orang, Muara Enim 2 orang, Pali 11 orang, OKU Timur 1 orang, Lubuklinggau 1 orang, Prabumulih 1 orang dan luar wilayah (Sumsel) 1 orang. “Jumlah kasus positif di Sumsel menjadi 2.568 orang,” ungkapnya.
Jumlah kasus yang sudah selesai (closed cases) 1.361 orang (120 kasus meninggal ditambah 1.241 kasus sembuh). “Sementara kasus yang masih aktif dan dalam proses menunggu hasil, bisa sembuh atau tidak sebanyak 1.207 orang,” terangnya.
Adapun jumlah orang dalam pantauan (ODP) sebanyak 9.140 orang, selesai dalam pantauan 7.545 orang, dan masih dipantau sebanyak 1.595 orang. Sementara, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) 1.159 orang. Sebanyak 730 orang sudah selesai pengawasan, serta masih dalam pengawasan 429 orang.
Pasien dinyatakan sembuh berjumlah 1.241 orang. “Ada penambahan kasus sembuh 11 orang. Berasal dari Kota Palembang 5 orang, Banyuasin 3 orang, dan Pali 3 orang,” ungkapnya seraya menambahkan, kasus pasien meninggal 120 orang. “Ada penambahan kasus meninggal 6 orang. Berasal dari Palembang 2 orang, Banyuasin 2 orang, Pali 1 orang, dan luar Sumsel 1 orang,” ungkapnya.
Yusri pun sepakat dengan pernyataan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahwa Covid-19 bisa menular melalui udara. “Tentunya kalau pernyataan WHO, siapa pun negaranya apalagi provinsinya harus sepakat. Pernyataan seperti itu bukan tanpa bukti, melainkan pernyataan yang sudah dibuktikan. Karena itu kami sepakat,” tutupnya.(kbs)



