- Ratusan Kades Hadiri Pelantikan SMSI Lahat
- Tekankan Objektivitas dalam Sidang Pankar Pamen dan Pama Triwulan I Tahun 2026
- Satu Warga Tewas, Puluhan Pasien Rumah Sakit di Manado Dievakuasi akibat Gempa dan Tsunami
- Pastikan Aset Negara di Bawah TNI AD Tertib Administrasi dan Punya Kepastian Hukum
- Jembatan SP 4 Plakat Tinggi Ambrol, Kondisi Jalan Mendesak Diperbaiki
RT Corona Sumsel di Angka 0,9, Belum Bisa Diprediksi Turun atau Naik di Atas 1
# Kasus Positif Covid-19 di Sumsel 953, Pasien Sembuh 169 dan Meninggal 30 Orang
PALEMBANG, SIMBUR – Indeks penularan atau reproduksi efektif (RT) Coronavirus di Sumsel masih berada di angka 0,9. Artinya masih di bawah 1. Meski demikian, belum dapat diprediksi apakah penularan Covid-19 dapat diturunkan lagi atau justru malah naik di atas 1 ketika Sumsel akan menerapkan New Normal.
Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel, Yusri menjelaskan, salah satu faktor yang memengaruhi RT Corona di Sumsel yakni kondisi laboratorium yang belum stabil. Karena itu, tim gugus tugas sendiri belum bisa memprediksi kapan pandemi Covid-19 ini dapat segera berakhir di Sumsel.
Dijelaskan Yusri, kajian RO menggambarkan kasus yang ditularkan pasien kasus pertama saat di awal pandemi. Sementara, RT merupakan kasus yang ditularkan oleh pasien yang terinfeksi setelah masyarakat mulai kebal atau dilakukan isolasi dan pembatasan sosial. “RT di angka 0,9. Artinya Sumsel masih di bawah 1. Tapi angka 0,9 itu dibagi lagi untuk kabupaten/kota lainnya, khususnya daerah yang melakukan PSBB,” jelas Yusri melalui video conference, Jumat (29/5).
Untuk saat ini, jelas Yusri, belum bisa menentukan berapa hari melakukan pemantauan karena laboratorium belum stabil. Tidak bisa diperkirakan kasusnya turun. Menurut Yusri, bisa jadi bertambah dari kasus sebelumnya. “Jika laboratorium stabil kami bisa melihat angka kesembuhan dan memperkirakan berapa bulan lagi pandemi ini dapat berakhir,” tandasnya.
Diterangkan Yusri, kasus positif Covid-19 di Sumatera Selatan menjadi 953 orang. Ada penambahan 12 kasus baru pada hari ini, Jumat, 29 Mei 2020. “Kasus konfirmasi positif baru per hari ini tanggal 29 Mei 2020 mengalami penambahan sebanyak 12 orang sehingga total kasus menjadi 953 orang,” ungkap Yusri.
Diterangkannya, jumlah sampel yang diperiksa di laboratorium sebanyak 3.429 orang. Terdiri dari 2.651 OTG, 659 PDP, dan 168 ODP. Jumlah sampel positif 953 orang. Jumlah sampel negatif 407. “Sebanyak 2.069 sampel masih dalam proses pemeriksaan,” paparnya.
Adapun jumlah orang dalam pantauan (ODP) sebanyak 6.054 orang, selesai dalam pantauan 4.223 orang, dan masih dipantau sebanyak 1.831 orang. Sementara, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) 539 orang. Sebanyak 229 sudah selesai pengawasan, serta masih dalam pengawasan 310 orang.
Kasus konfirmasi sembuh totalnya 169 orang. Hari ini, menurut Yusri, ada penambahan 42 kasus sembuh. Sementara, kasus pasien meninggal 30 orang. “Ada penambahan 2 kasus meninggal, berasal dari Palembang,” ucapnya sembari mengatakan, pasien yang meninggal positif dengan penyakit penyerta yang dibawanya sebelum terpapar Covid-19.(kbs)



