- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Siapkan Dana Rp116 Miliar, Sediakan TPU Khusus Corona di Gandus
# Rumah Dinas Wako Dijadikan Posko Komando Covid-19
PALEMBANG, SIMBUR – Pemerintah Kota Palembang menyiapkan dana Rp116 miliar untuk percepatan penanganan Covid-19. “Kami juga sudah mempersiapkan anggaran sebesar Rp116 miliar peruntukan untuk medis alat pelindung diri (APD) dan logistik,” kata Harnojoyo saat konferensi pers usai rapat terbatas gugus tugas penanganan percepatan Covid 19 Palembang di rumah dinasnya, Jalan Tasik Palembang, Kamis (2/4).
Usai mempimpin rapat bersama Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda, jajarannya, Kodim dan Polretabes Palembang, Harnojoyo memberikan keterangan persnya kepada sejumlah wartawan di lokasi. Salah satunya poinnya, akan menjadikan rumah dinas orang nomor satu di Kota Palembang itu untuk dijadikan posko komando terpadu selama penanganan Virus Corona yang sudah memberikan berdampak saat ini. “Rumah dinas ini akan dijadikan posko komando terpadu, mulai hari ini,” kata Harnojoyo.
Posko komando terpadu yang akan berkerja selama 24 jam selama wabah Covid 19 ini, dirinya mengatakan melibatkan semua unsur mulai dari jajaran birokrasinya hingga pihak lainnya. “Nama nama orangnya sudah sesuai dengan SK dan sudah saya tandatangani,” tegasnya lagi.
Harnojoyo mengakui, Covid 19 yang kini menjadi perhatian serius seluruh kepala daerah di Indonesia ini, termasuk Palembang menjadi hal yang paling prioritas program kerja Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang untuk mengentaskannya.
Sejumlah poin penting lainnya, juga dibeberkan Harnojoyo, seperti penanganan kelangakaan masker di sejumlah tokoh alat kesehatan di kota ini, termasuk menggalakan masyarakat untuk berswadaya berkontribusi membuat sendiri sendiri masker. “Kalau semua warga bisa membuat sendiri ini akan mengurangi permintaan masker dan akan ikut mengurangi kelangkaannya,” tegasnya lagi.
Terkait adanya sejumlah warga diluar Palembang yang melakukan penolakan pemakaman jenazah Covid 19 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang sudah berinisiatif mempersiapkan lahan seluas 2 Ha untuk tanah pemakaman khusus ini. “Lokasinya di Kecamatan Gandus seluas 2 Ha. Kami persiapkan secara khusus, agar tidak menimbulkan keresahan warga,” jelasnya.
Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang dr Ayus Astoni mengungkapkan, data per 1 April 2020 ada 307 orang, orang dalam pengawasan (ODP) dan , dan sudah ada pengurangan 130 orang ODP artinya saat ini hanya ada 117 ODP.
Sedangkan Pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 12 orang dan terkonfirmasi negatif 7 orang sedangkan sisanya masih menunggu hasil. “Kalau di Palembang ada 2 positif , 1 meninggal dan 1 masih dirawat di RSMH,” katanya.(red/rel)



