- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Terdampak Kabut Asap, 73 Warga Dievakuasi dan Dilayani dengan Baik
KAYUAGUNG, SIMBUR – Wakil Bupati Ogan Komering Ilir, HM Djakfar Shodiq memastikan warga yang dievakuasi akibat terdampak kabut asap akibat kebakaran lahan di areal dekat PT RAJ Sepucuk, Kayuagung terlayani. “Bukan banyaknya bantuan yang diberikan tapi pelayanan dan kehadiran pemerintah ditengah bencana yang mereka alami yang kita pastikan,” ungkap Wabup Shodiq saat mengunjugi warga lingkungan 4 RT 8/9 Pancur Kelurahan Kedaton Kecamatan Kayuagung yang dievakuasi di Kantor Camat Kayuagung, Senin, (4/11).
Tidak semata-mata untuk memberikan bantuan dan melakukan sejumlah tindakan pertolongan, Lebih dari itu, menurut Shodiq kehadiran pemerintah untuk memberikan semangat positif untuk tetap semangat. Kepada warga Shodiq meminta untuk tetap sabar dan berdoa agar kebakaran lahan dapat teratasi oleh Satgas yang sedang berjibaku mendinginkan areal terbakar serta segara turun hujan.
“Semua upaya sudah kami lakukan. Semua pihak sudah bekerja doa bersama agar segera diturunkan hujan, apinya padam dan Saudara-Saudara segera dapat kembali ke rumah,” ungkap Shodiq.
Salah satu warga yang dievakuasi, Asnawati mengungkap sedari Minggu Malam dia dan ketiga anaknya menginap di Kantor Camat Kayuagung. Asap yang tebal menurut dia memaksa warga untuk meninggalkan rumah.
“Di sini ibu-ibu dan anak-anak, Bapak-bapaknya berjaga di rumah dan sebagian membantu Satgas memadamkan api,” ungkapnya.
Asnawati mengucap terimakasih kepada pemerintah daerah yang telah memberi pelayanan kepada warga sedari malam. “Terimakasih kami dilayani dengan baik, disiapkan makan, minum juga pelayanan kesehatan khusus bayi dan anak-anak ada ruangan khusus,” ujar dia.
Dirinya berharap dapat segera pulang ke rumah. “Semoga apinya padam. Kami segera pulang ke rumah,” imbuhnya.
Sebelumnya, sebanyak 29 kepala keluarga (KK) warga lingkungan 4 RT 8/9 Pancur Kelurahan Kedaton Kecamatan Kayuagung, OKI dievakuasi ke kantor Camat Kayuagung Minggu malam (3/11) malam. Warga yang sebagian besar ibu dana anak – anak dievakuasi karena kebakaran lahan mendekati pemukiman mereka. Langkah itu ditempuh sebagai upaya perlindungan pemerintah dalam mengamankan warganya.
Evakuasi 73 warga yang didominasi kaum hawa dan anak-anak tersebut, dimulai dari Pukul 21.00 waktu setempat menggunakan sejumlah kendaraan taktis milik BNPB, Ambulans Kelurahan Kayuagung, hingga kendaraan dinas.
Camat Kayuagung, Dedy Kurniawan didampingi Lurah Kedaton Abdullah Sahri mengatakan evakuasi tersebut dilakukan untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran ke pemukiman warga. “Awalnya Kelurahan Kedaton menempatkan warga di kantornya. Akhirnya kami pindahkan ke kantor Camat agar warga lebih nyaman,” Imbuhnya.
Sementara Kapolsek Kayuagung AKP Nasharudin meyakinkan penduduk agar tidak mengkhawatirkan keamanan rumah yang ditinggalkan. Pihak kepolisian terdiri dari Polres dan Polsek menurut dia menjamin rumah kosong yang ditinggal penghuninya terbebas dari tindakan pencurian dan lain sebagainya. “Patroli akan lebih ditingkatkan lagi. Terutama di kawasan pemukiman penduduk yang ditinggal pemiliknya,” tandasnya.
Terkait pemulangan warga, BPBPD OKI belum dapat memastikan hingga kebakaran lahan dapat ditanggulangi. “Upaya pemadaman kita lakukan sejak kemarin hingga malam. Hari ini kami minta tambahan water bombing serta eskavator, mudah-mudahan api dapat dipadamkan dan warga segera diantar ke rumah masing-masing,” ungkap Kepala BPBD OKI, Listiadi Martin.(wom)



