- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Satu Polisi Gugur Dalam Tugas
BATURAJA, SIMBUR – Seorang anggota Polres OKU gugur dalam tugas saat menghadapi aksi demonstrasi penolakan hasil Pemilihan Umum Presiden dan Legislatif 2019. Hal itu diketahui saat peringatan HUT Bhayangkara ke 73 di Mapolres OKU, Rabu (10/7). Gugurnya satu anggota Polres OKU ini merupakan sebuah kreasi drama anggota Polres OKU dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara yang ke-73 yang dihadiri oleh Kapolres OKU, AKBP Dra Ni Ketut Widiyana Sulandari didampingi Bupati OKU, Drs H Kuryana Azis Bersama Dandim 0403 OKU, Letkol Arm Agung Widodo SSos serta sejumlah pejabat OKU lainnya dan toloh masyarakat.
Dalam drama tersebut menceritakan bahwa setiap anggota kepolisian siap ditugaskan kapanpun dan dimanapun, serta rela berkorban jiwa dan raga, mengutamakan kepentingan negara dibandingkan kepentingan pribadi dan keluarga.
Bupati OKU Drs H Kuryana Azis dalam sambutannya selaku Inspektur uapacara pada HUT Bhayangkara membacakan amanat Presiden RI Ir Joko Widodo. Peringatan HUT Bhayangkara diharapkan tidak hanya sebagai hari peringatan namun sebagai momentum dalam peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
“Institusi polisi harus mampu melihat kelemahan yang ada, sehingga mampu membenahi struktur yang ada dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat secara baik dan profesional, terlebih tugas polisi ke depan alan semakin berat. Untuk itu polisi harus lebih responsif,” kata Bupati OKU.
Dalam peringatan HUT ke-73 Bhayangkara yang dipusatkan di halaman Mapolres OKU tersebut, rangkaian kegiatan selain upacara peringatan juga diberikan penghargaan kepada Babinsa, Babinkantibmas terbaik, serta pemberian penghargaan kepada Linmas Terbaik. Ada juga pemberian penghargaan kepada masyarakat yang sudah membantu polisi dalam ungkap kasus pencurian.
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan tasyakuran, ditandai pemotongan tumpeng oleh Kapolres OKU didampingi Bupati OKU dan unsur Muspida. Ada juga penampilan drama oleh anggota Polres OKU dan Pedang Pora dalam rangka mengantarkan para purnabakti Polres OKU. (rbt)



