Oknum Guru Agama Diduga Cabuli Tujuh Siswi SD

MUARA ENIM, SIMBUR – Sebanyak tujuh siswi SDN 08 Ujanmas Desa Guci Kecamatan Ujanmas Muara Enim menjadi korban pelecehan seksual oleh oknum guru agama diketahui bernama HL. Tindakan bejat oknum guru ini terungkap berawal dari kecurigaan orang tua dan wali kelas dua yang mengetahui kalau anaknya tidak mau masuk sekolah karena takut dengan oknum guru tersebut.

Salah satu wali murid dari bunga (8) inisial yang diketahui bernama Rum (40) mengatakan, anaknya tidak mau masuk sekolah karena takut dengan oknum guru tersebut. Saat dipaksa ternyata bunga mengalami pelecehan seksual berulang kali oleh pelaku.

“Anak saya sudah empat kali mengalami pelecehan oleh guru tersebut saat saya paksa mengakui permasalah yang dia alami. Saat hendak disuruh berangkat ke sekolah anak saya takut dengan guru itu sehingga ditanya dia menceritakan perbuatan HL kepada dirinya,” ungkap Rum, Rabu (26/0).

Masih kata Rum, ternyata bukan anak saja yang menjadi korban HL ternyata banyak anak-anak yang mengalami hal yang sama. Sudah tujuh siswi yang mengalami peristiwa yang sama. Akhirnya wali murid melaporkan kejadian tersebut ke pihak sekolah dan pemerintah desa Guci.

“Setelah saya bercerita kepada yang lain ternyata bukan cuma putri kami yang mengalami hal itu tapi masih ada yang lain sehingga kami melaporkan hal ini ke KadesĀ  dan pihak sekolah,” terang Rum.

Para wali murid yang anaknya menjadi korban sudah berkumpul di lokasi sekolahan meminta agar persoalan yang dialami oleh anak-anaknya dibawa ke pihak yang berwajib. Beruntung di sekolahan tersebut telah ada pemerintah desa dan Kapospol Ujanmas Iptu Lukman untuk menghindari amukan wali murid yang mulai emosi dengan oknum guru tersebut.

Sementara itu, Kepala SDN 08 Ujanmas Desa Guci Dwikawa Prihatin SPd, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya mengatakan, pihak sekolah baru menerima laporan dari dewan guru dan wali kelas. Dia langsung memanggil yang bersangkutan untuk mengetahui kebenaran kejadian tersebut.

“Memang benar sudah ada berapa wali murid yang diduga menjadi korban pelaku. Sudah tujuh siswa yang semuanya kelas dua , Saat ini oknum guru tersebut sudah dibawa oleh kepala desa dan anggota Kepolisian Sektor Gunung Megang untuk diĀ mintai keterangan dan menghindari amukan dari wali murid,” ujarnya.

Sementara, beberapa siswa kelas dua yang ada di lokasi saat ditanya media ini menerangan, kebiasaan oknum guru tersebut mengumpulkan siswi perempuan saja pada saat jam istirahat , dengan sengaja mengusir siswa laki laki. Sambil mengajak menonton film dan lagu lagu yang berpenampilan tidak senonoh, hal tersebut dilakukan oleh pelaku berulang kali.

“Bapak HL ini baru pindah tugas di sekolahan kami sejak dua bulan lalu. Kalau jam istirahat HL sering mengumpulkan para siswi di dalam kelas. Kami yang laki-laki diusruh keluar olehnya,” terangnya.

Kapolres Muara Enim melalui Kapolsek Gunung Megang AKP Ferryanto saat dikonfirmasi membenarkan adanya dugaan tindak pidana pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum guru berinisial HL tersebut. Saat ini penanganan kasus tersebut sudah dilumpahkan ke unit PPA Polres Muara Enim.

“Benar adanya dugaan tindak pidana pelecehan yang dilakukan oleh oknum guru agama di salah satu sekolah dasar di Ujanmas. Dan saat ini tersangka sudah kita amankan dan dilimpahkan ke unit PPA Polres Muara Enim untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya.(dpt)