- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Jalinsum Prabumulih-Muara Enim Rusak Parah
MUARA ENIM, SIMBUR – Sejumlah warga mengeluhkan beberapa ruas jalan yang ada di kawasan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum). Tepatnya jalan Muara Enim-Prabumulih yang sebagian badan jalan banyak yang berlubang.
Terdapat beberapa titik jalan yang berlubang sepanjang jalan Muara Enim-Prabumulih, salah satunya yang mengalami rusak parah adalah sambungan antara badan jalan dengab jembatan yang ada di desa Perjito kecamatan Gunung Megang.
Salah satu pengendara yang juga merupakan Kepala desa Perjito, kecamatan Gunung Megang Moh. Roffudin mengatakan lubang yang terdaapat dijembatan desa Perjito itu sudah cukup lama rusak parah dan sampai saat ini masih belum ada perbaikan dari Badan Balai Jalan Besar Sumatera Selatan.
“Sudah banyak menelan korban akibat jalan itu. Apalagi lubang yang menganga itu terdapat besi behel yang timbul, jadi sangat membahayakan para pengendara yang melintas terutama di malam hari karena lokasi jembatan itu penerangannya sangat kurang,” terang Moh. Roffudin, Rabu (24/04).
Senada dengan Kades Perjito, Azwar (27) mengatakan dengan rusaknya jalan itu banyak sekali menyebabkan korban terutama para pengendara sepeda motor yang melintas di lokasi itu. “Ya benar jalan ini sudah cukup lama rusaknya tapi sampai sekarang belum diperbaiki. Akibat jalan ini banyak warga terutama pengedara motor terjebak dan mengalami kecelakaan disini,” ungkapnya.
Sementara itu Kepala Bappeda Muara Enim Ramlan Suryadi menerangkan bahwa pihaknya telah melaporkan itu ke pihak Badan Balai Jalan Besar Sumsel. “Kami sudah laporkan ke BBJB Sumsel dan sampai saat ini kita masih menunggu jawabannya,” pungkas Ramlan.(dpt)



