- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Inovasi Tingkatkan Kesehatan Masyarakat
PLAKAT TINGGI, SIMBUR –
Proses pengembangan inovasi bidang kesehatan terus digalakkan. Tujuannya dalam rangka mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Puskesmas Sidorahayu berada di Kecamatan Plakat Tinggi pun terus berbenah mengembangkan inovasi baru guna mempercepat capaian program kesehatan Yang berbasis masyarakat. Hal itu diungkap Susilawati SKM, salah satu staf Puskesmas Sidorahayu.
“Keterlibatan masyarakat dalam upaya pengembangan inovasi serta secara bersama-sama menggali potensi dalam wilayah kerja puskesmas. Upaya itu tentu akan mempermudah peningkatan capaian program masyarakat,” ungkapnya.
Pantauan di lapangan lahan Puskesmas Sidorahayu cukup luas namun selama ini menganggur. Kini lahan tersebut mulai dikembangkan untuk menjadi kebun gizi dan toga.
Proses pengelolaan dengan cara melibatkan kelompok ibu desa Sidorahayu dan beberapa warga yang berminat. Secara tidak langsung dapat menjadi proses pengembangan usaha kesehatan berbasis masyarakat.
“Ke depan kebun percontohan ini bukan sekadar menjadi kebun gizi dan toga Saja. Diharapkan dapat menjadi pilot project pengembangan bibit toga berkualitas, percontohan tata kelola lahan kosong yang baik untuk menunjang pemenuhan gizi keluarga. Di samping menjadi ikon Puskesmas Sidorahay, ungkap Susi Haryantie AmKep, petugas puskesmas.
Tahap awal pengelolaan kebun gizi dan toga ini sudah dimanfaatkan dengan penanaman tanaman obat, ubi dan jagung serta pemetakan kebun sayuran. Meski di lingkungan puskemas nampaknya kegiatan ini juga melibatkan instansi lain.
Sementara, Khuraisin, petugas penyuluh pertanian Desa Sidorahayu mengatakan pihaknya sangat mendukung kegiatan ini. “Selama ini kegiatan berkebun dan memanfaatkan pekarangan sudah mulai ditinggalkan nasyaraka. Kami berharap dengan adanya kebun contoh ini dapat mengunggah kesadaran masyarakat agar mampu memenuhi nutrisi keluarga dari oekarangan rumah,” tutupnya. (kang)



