- Sita 4 Ton Timah Ilegal Senilai Rp1,7 Miliar di Pangkalpinang
- Dilanda Kekeringan, Sejumlah Daerah di Indonesia Kekurangan Air Bersih
- Peringati Hari Bhayangkara Ke-80, Optimistis Kepercayaan Publik terhadap Polisi Terus Meningkat
- Dewan Pertimbangan SMSI Pusat Taufiequrachman Ruki Terima Bintang Kehormatan dari Presiden Prabowo pada Hari Bhayangkara ke-80
- Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Sumsel Gelar Doa Bersama Lintas Agama
Trotoar Tutup Saluran Pembuangan Air Diduga Penyebab Banjir
PALEMBANG, SIMBUR – Hujan deras yang mengguyur Palembang, Senin (10/12) sekitar pukul 15.00 membuat sejumlah ruas jalan kota ini tergenang banjir. Salah satunya di Jl Jenderal Sudirman Palembang, tepatnya di dekat rumah dinas Pangdam II/Sriwijaya dan McDonald yang mengalami kemacetan mengular akibat banjir.
Bukan hanya itu, kompleks perkantoran yang ada di basement ruko apotek Manjur pun tergenang air hampir setinggi lutut orang dewasa. Kantor notaris, toko sepatu, travel agent, distributor obat dan lainnya terendam air.
Dugaan sementara, luapan banjir yang mengalir deras dari jalan raya menuju lantai dasar (basement) ruko tersebut disebabkan tidak adanya saluran pembuangan air (drainase) akibat pembuatan trotoar. Hal itu diungkap notaris Yan Maya Padha SH MKn saat berjibaku bersama stafnya membersihkan kantornya akibat tergenang banjir.
“Dugaan penyebab banjir itu tadi, (pembuatan) trotoar. Jalan raya biasanya masih ada lubang parit (drainase) sehingga air masuk (mengalir) ke situ. Sekarang (drainase) ditutup jadi trotoar jadi tidak ada lagi pembuangan air resapan. Akhirnya (banjir di jalan raya) masuk ke ruko-ruko ini,” ungkapnya.
Dirinya mengatakan, selama puluhan tahun baru kali ini ruko yang dihuni keluarganya mengalami kebanjiran. Dia bahkan memberikan solusi kepada pemerintah agar dapat mengembalikan lagi saluran pembuangan air di jalan raya. “Kami harap pemerintah segera memikirkan pembuatan saluran pembuangan air. Cuma itu solusinya, karena tidak ada resapan air,” tutupnya. (kbs)



