- Bertambah Jadi 53 Korban Tewas, 137 Orang Terluka, dan 5.488 Warga Dievakuasi akibat Gempa NTT
- Renungan Suci, Kenang Jasa Pahlawan
- Panjat Pinang hingga Jalan Santai Warnai Hari Kemerdekaan
- Instruksi Keluarkan Darurat Gempa NTT agar Anggaran dan Bantuan Dapat Disalurkan
- Terdata 47 Warga Tewas akibat Gempa NTT
Sinergi Cegah Korupsi
PALEMBANG, SIMBUR – Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya membuka kegiatan diseminasi strategi nasional pencegahan korupsi dan aksi pencegahan korupsi tahun 2019-2020. Acara diselenggarakan oleh KPK RI di Aston Hotel dan Conference Palembang, Jumat (7/12).
Dirinya sangat menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada KPK dengan seluruh jajarannya atas diselenggrakannya kegiatan ini. Mawardi mengatakan pencegahan korupsi perlu dilakukan secara lebih optimal sehingga dibutuhkan upaya yang dilaksanakan bersama dan bersinergi oleh kementerian, lembaga, pemerintah daerah, pemangku kepentingan lainnya, dan komisi pemberatasan korupsi dalam rangka mewujudkan masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera.
Menurutnya, strategis nasional pencegahan dan pemberantasan korupsi (Stranas PK) adalah arah kebijakan nasional yang memuat fokus dan sasaran pencegahan korupsi yang digunakan sebagai acuan kementerian, lembaga, pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya dalam melaksanakan aksi pencegahan korupsi di Indonesia.
“Berbagai upaya telah dilakukan, mulai penataan kebijakan dan regulasi, instruksi/arahan maupun peraturan perundang – undangan serta lainnya sampai dengan penyelamatan keuangan/aset negara,”ungkapnya.
Meski demikian, lanjutnya masih dibutuhkan upaya konsolidasi yang lebih efektif atas berbagai inisiatif dari kementerian, lembaga, pemerintah daerah dan pemangku kepetingan lainnya.
“Saya mengimbau kepada seluruh peserta desiminasi ini mari bersama-sama mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya karena materi desiminasi yang akan disampaikan sangat bermanfaat bagi kita semua,”tuturnya.
Dirinya bersama Gubernur Sumsel Herman Deru mengucapkan terima kasih yang sebesar -besarnya dengan ditetapkan sebagai tuan rumah ini. “Insya Allah akan menambah motivasi dalam pencegahan korupsi,”pungkasnya.(kbs)



