Data Akurat Hasilkan Pembangunan Merata

MUARA ENIM, SIMBUR – Untuk menghasilkan data yang akurat, Kepala BPS Muara Enim Sukerik menjelaskan, perlunya diadakan FDS. Hal ini dilakukan pihaknya sebagai awalan untuk mengasilkan data yang akurat dan up to date dari masing-masing OPD. Disamping juga, menjadi bahan evaluasi dan diskusi untuk pembangunan Muara Enim ke depan.

Hal ini disampaikannya disela gelar Focus Group Discussion (FGD) penyusunan publikasi daerah dalam angka. Kegiatan dihelat di ruang rapat Pangripta Nusantara, Kantor Bappeda Muara Enim beberapa hari lalu.

“Kegiatan ini turut pula mengakomodir masukan dari dinas/instansi terkait, sehingga dapat meningkatkan ketetapan sasaran data dan mencari solusi dalam meminimalisir berbagai kendala yang mungkin terjadi,” kata Sukerik.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Muara Enim, Rustam Effendi mewakili Bupati Muara Enim saat membuka acara tersebut mengatakan, FGD menjadi langkah awal pada kegiatan forum diskusi statistik. Di mana, pihak yang terlibat adalah BPS, seluruh OPD di lingkungan Pemkab Muara Enim, serta stakeholder terkait.

Kata Rustam, publikasi daerah dalam angka disusun untuk menyediakan informasi bagi pemerintah kabupaten maupun pihak berkepentingan lainnya. Hal tersebut sebagai informasi dasar yang digunakan untuk pertimbangan pengambilan keputusan serta sebagai informasi pendukung berbagai penelitian.

Menurut dia, data memiliki peranan yang sangat penting guna mencapai visi misi Muara Enim untuk rakyat yang Agamis, Berdaya Saing, Mandiri, Sehat, dan Sejahtera. Sehingga dengan data ini, pembangunan dapat merata, menyeluruh dan tepat sasaran. “Karena pembangunan tanpa didukung dengan ketersediaan data yang baik dan akurat, akan cenderung kurang tepat sasaran,” bebernya.

Terlebih, beber Rustam, terdapat pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goal (SDGs) dengan 17 tujuan yang akan dicapai pada 2030 mendatang. Ke-17 tujuan ini di antaranya, tanpa kemiskinan, tanpa kelaparan, kehidupan sehat dan sejahtera, pendidikan berkualitas, kesetaraan gender, air bersih dan sanitasi layak, serta masih banyak yang lainnya.

“Untuk mensukseskan 17 tujuan pada SDGs ini, maka data yang akurat sangat penting. Dengan demikian di 2030 SDGs dapat tercapai, terutama tujuan tanpa kemiskinan. Karena bagaimana mau sehat kalau makan saja kurang,” pungkas Rustam.(dpt)