Libatkan 1.500 Peserta, Melemang Pecahkan Rekor Muri

MUARA ENIM, SIMBUR -Pemecahan Rekor Museum Indonesia (Muri) dilakukan Pemerintah Kabupaten Muara Enim dalam rangka hari ulang tahun yang ke-72. Pemecahan rekor ditandai dengan kegiatan Melemang yang diikuti 1.500 peserta yang terdiri dari perwakilan dari setiap desa dan kecamatan yang ada di kabupaten Muara Enim, dinas instansi, organisasi wanita serta perusahaan yang ada di Kabupaten Muara Enim.

Kegiatan Melemang yang dilaksanakan pada hari Sabtu, (24/11) lalu di Stadion Sekundang Bara Muara Enim ini dihadiri Bupati H.Ahmad Yani, MM dan Wakil Bupati Muara Enim H Juarsyah SH Unsur FORKOPINDA Muara Enim, SKPD, Ketua Tim Penggerak PKK Muara Enim, dan sejumlah ketua organisasi wanita yang ada di kabupaten Muara Enim.

Bupati Muara Enim Ir H Ahmad Yani MM dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan Melemang ini merupakan wujud syukur masyarakat kabupaten Muara Enim kepada Tuhan yang maha kuasa atas hari jadi kabupaten Muara Enim yang ke-72 dan berharap semoga dengan bertambahnya usia Kabupaten Muara Enim ini akan mampu menjadi kabupaten yang Agamis, Berdaya saing, Mandiri, Sehat dan Sejahtera.

“Pemecahan rekor Muri dalam rangka Melemang ini adalah wujud syukur kita kepada Allah swt atas apa yang telah dicapai Kabupaten Muara Enim di hari jadinya yang ke-72 ini. Kami berharap ke depannya Kabupaten Muara Enim akan mampu menjadi kabupaten yang lebih baik lagi sesuai misi kita yaitu menjadikan Kabupaten Muara Enim yang Agamis, Berdayasaing, Mandiri, Sehat dan Sejahterah,” ujar A Yani dalam sambutannya.

Sementara itu, perwakilan dari Museum Rekor Indonesia (Muri) Triono Lutfi dalam penyerahan piagam Muri kepada Bupati Muara Enim dan Ketua Tim Penggerak PKK Muara Enim mengatakan bahwa setelah dilakukan pengecekan dan verifikasi terhadap seluruh peserta Melemang ini didapati bahwa pemecahan Rekor ini tidak hanya memecahkan rekor nasional semata, namun memecahkan rekor internasional dengan jumlah peserta lebih dari 1.500 peserta.

“Karena Lemang ini adalah kuliner nasional dan setelah dilakukan verifikasi serta pengecekan jumlah peserta lebih dari 1.500 maka pemecahan rekor ini tidak hanya sebatas pemecahan rekor nasional, akan tetapi rekor internasional,” pungkas Triono. (dpt)