Kreasi Tingkatkan Nilai Jual

KAYUAGUNG, SIMBURNEWS – Banyaknya potensi di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang adalah diolah menjadi keuntungan tersendiri bagi masyarakat Kabupaten ini. Pasalnya, dari berbagai jenis kekayaan alam yang ada, ini dapat menjadi produk yang bernilai ekonomi bagi masyarakat.

Sebut saja hasil alam berupa purun yang hidup di rawa-rawa dan gambut, dengan kreativitas yang ada di masyarakat, tanaman ini dapat menjadi sebuah tikar. Dan belakangan, produk dari purun ini bukan hanya tikar, melainkan berbagai varian lainnya seperti tas, topi, hingga tanjak.

Hal ini mendapat perhatian khusus dari Bupati OKI, H Iskandar SE. Menurutnya, kreatifitas-kreatifitas dalam sebuah produk inilah yang diperlukan di tengah masyarakat untuk lebih meningkatkan perekonomian di tengah masyarakat.

“Saya sudah melihat berbagai produk hasil dari berbagai daerah di Kabupaten OKI ini, dan ini sangat beragam. Ada beberapa produk unggulan dari masing-masing kecamatan, seperti Pedamaran dan Pedamaran Timur dengan kerajinan purunnya, ada Tulung Selapan dengan produk terasinya,” katanya, Senin (23/7).

Dari apa yang dilihatnya, lanjut Iskandar SE, berbagai produk ini memang mulai banyak mengalami peningkatan khususnya dalam hal kemasan. “Kemasan ini dapat mempengaruhi harga, terasi di daerah produksi ini harganya sekitar Rp80 ribu perkilogram, sedangkan dijual di Palembang, harganya bisa sampai Rp140 ribu perkilogram. Dijual di Jawa, bisa lebih tinggi, dan ini bisa karena kemasannya,” ujarnya.

Menurutnya, ini perlu dikelola agar mampu meningkatkan nilai tawar. “Saya minta OPD terkait untuk dapat memberikan masukan dan pembinaan terhadap produsen dari produk-produk ini,” sambungnya.

Bupati juga menegaskan, bahwa hal ini dapat menjadi tolak ukur untuk mengaktualisasikan apa yang ada sehingga mampu memperlihatkan pembangunan yang nyata di Kabupaten OKI. (yrl)