- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Selama Penyelidikan Lahan PT Rambang Status Quo, Kapolres: Berani Kelola Kami Tindak
KAYUAGUNG, SIMBURNEWS – Pascatragedi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di lahan HGU PT Rambang Agro Jaya di Kawasan Sepucuk, Desa Cinta Jaya, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), satuan dari Kepolisian Resor (Polres) OKI memasang police line terhadap lahan tersebut. Pada kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu itu, sebanyak sekitar 70 hektare lahan.
Selain dipasang police line, di lahan tersebut juga diberikan keterangan bahwa lahan yang terbakar tersebut dalam pengawasan penyelidikan kepolisian. Selama masa penyelidikan tersebut, Kapolres OKI, AKBP Ade Haryanto SH MH menegaskan agar tidak ada yang mengelola lahan.
Kapolres menegaskan, jika ada pihak manapun yang mengelola lahan tersebut sebelum proses hukum selesai, akan diberikan tindakan tegas. “Lahan tersebut kini status quo sehingga tidak boleh diolah oleh pihak manapun baik dari perusahaan ataupun lainnya sampai proses hukum selesai. Apabila dilanggar maka pelaku akan diberikan tindakan tegas,” katanya.
Menurutnya, tidak ada lahan yang dibakar dan di dalam penyelidikan dapat dikelola. “Kalau ada, akan kita tangkap dan kita periksa,” tegasnya.
Terkait apakah sudah ada tersangka atas pembakar lahan, dirinya menjelaskan bahwa saat ini masih menyelidiki terkait penyebab kebakaran ini. Apakah diakibatkan kelalaian atau disengaja, atau bahkan ada unsur sabotase. “Tidak bisa sembarangan menentukan bersalah atau tidaknya,” ujarnya.
Masih kata Kapolres, untuk pencegahan karhutbunla, selain menyiagakan personel yang bersenjata lengkap, pihaknya juga meningkatkan kewaspadaan dengan pembuatan sekat-sekat kanal untuk mengalirkan air ke lahan. (yrl)



