Siswa SMP Tewas, Dibegal Temannya Pemakai Narkoba

# Pelaku Rampas Motor Korban

 

PALEMBANG, SIMBURNEWS – Kepolisian Resor (Polres) Musi Banyuasin kembali mengungkap kasus begal yang kini semakin meresahkan masyarakat. Jelang Asian Games, 18 Agustus-2 September mendatang, para pelaku begal menjadi buruan polisi, hidup atau mati. Jabatan kapolres pun dipertaruhkan apabila tidak mampu mengatasi begal di wilayah hukumnya masing-masing. Apalagi kalau sampai tamu negara menjadi korban begal saat Asian Games.

Ada yang luput dari perburuan begal belakangan ini. Kuat dugaan, maraknya aksi begal dikarenakan pengaruh narkoba. Fakta itu terungkap dari kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap korban Ahmad Zaki (14) yang dihabisi tiga rekannya sendiri JJ, W, dan AF. “Tiga pelaku sudah diamankan. BB (barang bukti) sudah lengkap. Ketiga tersangka mengonsumsi narkoba,” ucap Kapolres Musi Banyuasin, AKBP Andes Purwanti, saat ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara, Palembang, Jumat (20/7).

Kapolres mengatakan, mayat korban yang beralamat di Desa Karya Maju Blok J Muba itu ditemukan di perkebunan PT MBI Sungai Jarum Kecamatan Babat Supat Kabupaten Muba. “Penemuannya di perkebunan PT MBI pada tanggal 19 Juli jam 16.30 oleh karyawan PT MBI”, tegas Kapolres Muba.

Masih kata Kapolres, penemuan mayat korban pada saat saksi yang bernama Siswantoro dan Carlos mengambil air untuk menyemprot. “Mayat ditemukan dalam kondisi tertelungkup,” jelas Andes.

Mantan Kapolres Prabumulih itu menambahkan, ketiga tersangka diduga telah melakukan pembunuhan berencana. “Motif tersangka ingin menguasai kendaraan (motor) korban. Sebelumnya korban diajak makan di daerah Karya Maju. Setelah makan lalu diajak ke hutan sekitar perkebunan. Di sana terjadi pemukulan,” lanjut Kapolres.

Dari keterangan Kapolres, korban dan tersangka memang berteman. “Tersangka berumur 18 tahun dan tersangka lainnya berumur di atas 20 tahun. Inisial ketiga tersangka yakni JJ, W, dan AF,” ungkap Andes.

Kapolres juga mengungkapkan, barang bukti yang berhasil diamankan adalah motor korban, hp, balok, dan biawak. Korban mengalami luka di bagian kening, rahang, dan wajah. Dari kejadian ini, Kapolres berharap agar masyarakat dapat antisipasi saat keluar rumah khususnya pada malam hari. “Saat di rumah, ya di rumah (khususnya malam hari). Antisipasi keluar rumah membawa kendaraan juga jadi attention (perhatian),” pungkasnya.

Sementara itu, Jayadi, paman korban mengungkapkan keponakannya Ahmad Zaki (14) berpamitan pergi dari rumah dengan alasan mencari peralatan untuk masa orientasi sekolah (MOS) di sekolah menengah pertama (SMP). “Semoga kasus ini cepat terungkap,” harapnya.(lks)