- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Program Padat Karya Topang Ekonomi Keluarga dan Masyarakat
BANYUASIN, SIMBURNEWS – Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo dan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin meninjau program Padat Karya Tunai (PKT). Kunjungan berlangsung di Desa Pangkalan Gelebak, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Jumat (13/7).
Kehadiran Presiden RI ini sendiri menjadi kabar gembira seluruh masyarakat Kabupaten Banyuasin. Hal ini terlihat jelas di sepanjang jalan yang dilalui Presiden RI dipadati oleh warga yang antusias ingin melihat langsung Presiden RI Joko Widodo.
Presiden RI Joko Widodo menuturkan, Padat karya ini sudah memberikan manfaat ekonomi yang besar bagi pendapatan masyarakat.
Tidak hanya itu saja, Ia juga menganggap penggunaan dana desa jika ditinjau lebih detail juga baik untuk irigasi untuk sanitasi, sampai posyandu. Hal tersbut dinilainya sangat efektif mengingat dalam 4 tahun terakhir ini Pemerintah memberikan kurang lebih Rp187 triliun kepada desa dan daerah.
“Yang kedua saya lihat juga bagus menjambanisasi, membuat jamban-jamban untuk keluarga. Kurang lebih Rp2 juta per jamban tadi baru dikerjakan di 30 KK, 30 jamban. Manfaatnya tentu saja ingin perputaran uang di bawah juga semakin banyak,” ungkapnya.
Dikatakannya, PKT di Desa Pangkalan Gelebak ini nyatanya telah meningkatkan income masyarakat desa. Dalam keterlibatannya sebagai pekerja diberi upah antara Rp95 ribu hingga Rp130 ribu.
“Tadi saya tanya satu persatu, digaji berapa Rp95 ribu. Artinya padat karya ini sudah memberikan manfaat ekonomi untuk income di masyarakat,” pungkasnya
Sebelumnya, kunjungan kerja Presiden RI Joko Widodo di Kota Palembang diawali dengan menyerahkan secara langsung 6.000 seritifikat tanah untuk warga dari seluruh Kabupaten dan Kota di Provinsi Sumsel. Penyerahan sertifikat berlangsung di Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang. Kemudian diteruskan dengan menjajal Light Rail Transit (LRT) Palembang yang merupakan LRT pertama di Indonesia. (red/rel)



