- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Tegaskan Tak Ada Pungutan, Ketua Pengadilan Klarifikasi Pernyataan Penitera
KAYUAGUNG, SIMBURNEWS – Tingginya permohonan penerbitan surat keterangan bersih diri (SKBD) di Pengadilan Negeri (PN) Kayuagung menjadi atensi tersendiri bagi Ketua PN Kayuagung, Jarot Widyatmono. Memurutnya, tingginya permohonan ini membuat pihak PN harus memberikan layanan yang prima terhadap masyarakat yang datang ke tempat tersebut.
Isu dugaan adanya penarikan terhadap para pemohon ini sempat menggegerkan pihak PN Kayuagung. “Kami menyayangkan atas adanya kejadian ini, yang bersangkutan sudah saya panggil secara kedinasan,” katanya.
Dijelaskannya, permohonan penerbitan surat tersebut sebelumnya memang dikenakan biaya Rp5 ribu berdasarkan PNBP-nya. Akan tetapi setelah keluar PERMA yang menyatakan bahwa itu tidak dipungut biaya dirinya telah mengumumkan agar tidak boleh narik biaya.
“Sudah digaji, sudah remonerasi jadi tidak ada (penarikan) apapun. Tinggalkan kebiasaan lama. Banyak yang persyaratannya kurang, dan itu memang karena kurang persyaratan,” ungkapnya.
Menurutnya, yang paling penting adalah pelayanan yang prima, kecepatan serta kepuasan dari masyarakat yang datang untuk meminta dilayani di PN. “Kalau ada (penarikan), laporkan kepada kami. Di depan sudah ada bagian informasi, tanyakan di sana. Ada juga pelayanan informasi online yang bisa langsung diakses Mahkamah Agung (MA),” terangnya.
Masih kata Jarot, saat ini PN Kayuagung tengah mengejar untuk mendapatkan akreditasi A excelent dari status saat ini B. “Ini perlahan kami jalankan, dan beberapa hal perlahan diubah. Kalau secara kasat mata, banyak perubahan, tapi memang masih ada beberapa hal dalam sistem yang perlahan juga akan kita ubah,” ungkapnya seraya menambahkan bahwa misi dari kedatangannya ke PN Kayuagung untuk meningkatkan akreditasi disamping memberikan pelayanan yang lebih baik di lingkungan PN Kayuagung. (yrl)



