- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Pencairan PKH Masih Lancar
# Hilang Data Masalah Umum dan Bisa Diatasi
KAYUAGUNG, SIMBURNEWS – Ratusan masyarakat yang berasal dari Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) berduyun-duyun mendatangi tempat penerimaan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Sukadana, Jumat (6/7). Kecamatan Kayuagung sendiri merupakan kecamatan ke delapan yang menerima bantuan tersebut.
Pendamping PKH, Reva mengungkapkan, di Kecamatan Kayuagung, total penerima PKH berjumlah sekitar 4.000 orang dari seluruh desa dan kelurahan. Menurutnya, pembagian PKH tersebut hingga saat ini masih berjalan lancar meskipun terdapat beberapa kendala.
“Masalahnya masih ada beberapa penerima PKH yang saldonya nol karena pada tahap pertama datanya hilang dan saat ini tengah diurus. Ada lebih dari tiga orang dan semuanya rata-rata lansia,” terangnya.
Meskipun demikian, dijelaskannya, hal ini hanya berupa kendala teknis saja dan masih bisa diatasi. “Setiap penerima PKH mendapat bantuan sebesar Rp500 ribu selama empat tahapan. Jumlah penerima pada tahap satu dan dua jumlahnya sama yakni 4.000,” ungkapnya.
Koordinator PKH Dinsos OKI, Budiansyah menjelaskan, untuk OKI ada total 31 ribu penerima PKH. “Biasanya jumlah ini terjadi perubahan saat pencairan tahap ketiga karena sudah masuk tahun anggaran baru,” jelasnya.
Secara umum, masalah yang ditemui penerima PKH ini berdasarkan laporan yang diterima pihaknya adalah hilang data. “Yang sudah melapor ada 10 orang, dan memang ini terjadi hampir di seluruh daerah. Kini tengah dilakukan proses pendataan karena yang mendata langsung dari pusat, kalau nanti namanya ada pasti dana tersebut masuk langsung ke penerima,” jelasnya. (yrl)



