- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Terima 491.667 Surat Suara, 42.533 Mata Pilih Tak Jelas
KAYUAGUNG, SIMBURNEWS – Sebanyak 491.667 surat suara yang akan digunakan pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) 27 Juni 2018 mendatang tiba di Sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) KPU OKI, Selasa (22/5). Jumlah ini merupakan hasil dari DPT Kabupaten OKI ditambah 2,5 persen jumlah DPT dan 2.000 surat suara untuk Pemilihan Suara Ulang (PSU).
Meskipun demikian, kedatangan ribuan surat suara ini belum memastikan nasib 42.533 pemilih yang sebelumnya tidak terdeteksi dalam SIAK dan masih akan dilakukan verifikasi. “Untuk pemilih yang masih dalam AC KWK itu hingga saat ini masih menunggu hasil verifikasi. Berapa sisanya, nanti baru akan dilaporkan kepada KPU Provinsi dan KPU RI,” ungkap Komisioner KPU OKI, Divisi Perencanaan dan Data, Idham Halik, Selasa (22/5).
Menurutnya, surat suara yang akan digunakan pada Pilkada nanti masih ada kemungkinan akan bertambah. “Jadi yang datang ini berdasarkan DPT plus 2,5 persen dari DPT dan 2.000 PSU. Untuk penambahan masih menunggu bagaimana nanti rekomendasi dari KPU RI, dan Banwaslu,” ujarnya.
Logistik ataupun surat suara ini dibawa menggunakan mobil dengan menggunakan jalur darat dan tiba di Sekretariat KPU OKI, Selasa pagi dengan dikawal oleh aparat kepolisian. “Ada dua yang bersamaan dengan logistik kami tadi, yaitu Kabupaten Prabumulih dan Kabupaten Indragiri Hilir (Riau),” ungkapnya.
Selanjutnya, tambah Idham, pihaknya akan melakukan rapat untuk membahas surat suara tersebut dan akan diperiksa sembari dilakukan pelipatan. “Kalau nanti ada yang rusak akan kami laporkan dan nanti akan diganti,” ujarnya.
Diakuinya, logistik Pilkada lainnya seperti kotak suara dan bilik sudah disiapkan sejak beberapa waktu lalu. “Semuanya sudah siap, ada 4.000 kotak suara dan 4.000 bilik dan tersimpan di gudang. Nanti saat packing untuk pendistribusian baru akan disatukan,” terangnya.
Untuk distribusi sendiri, jelas Idham, diperkirakan akan dimulai pada 21 Juni mendatang. “Jadi ini akan dilakukan setelah debat kedua. Dan rencananya hari pertama akan dimulai dengan wilayah yang jauh terlebih dahulu, seperti wilayah perairan,” pungkasnya. (yrl)



