- Sebarkan "Virus" Perdamaian dan Riding Skuter di Palembang, Slank Bakal Rilis Album Terbaru pada 5 Juni 2026
- Buronan Kasus Pelecehan Seksual Ditangkap di Rumah Tetangga
- Olahraga Bersama Insan Media, Kodam II/Sriwijaya Turut Menjaga Ketahanan Informasi Nasional
- Pangdam II/Swj Ambil Sumpah 1.583 Tamtama Remaja, Kasad: Perkuat Batalyon Teritorial Pembangunan
- Tinjau Koperasi Merah Putih di Lahat, Apresiasi Pembangunan dan Dorong Ekonomi Lokal
Kalungi Celurit ke Leher Korban, Begal Sadis Digulung Polisi
PALEMBANG, SIMBURNEWS – Dua begal sadis dengan senjata tajam sejenis celurit, yakni Irwan (21) dan Iqbal (DPO) menjadi buruan polisi. Irwan berhasil ditangkap di kediamannya Jalan Pangeran Ayin Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin. Sementara, Iqbal masih dalam pencarian oleh kepolisian.
Kapolsek Ilir Timur (IT) II Palembang, Kompol Milwani didamping Kanit Reskrim Ipda Andrian Novalezi menyatakan, saat melakukan aksinya kedua pelaku mengalungi celurit ke leher sang korban. “Tersangka ditangkap karena aksi kejahatannya dengan cara membegal menggunakan senjata tajam sejenis cerulit yang dikalungkan di leher korban. Tujuannya hanya untuk menakuti korban dan memberikan motor jemis matic kepada mereka, lalu kabur dan meninggalkan korban,” ungkap Kapolsek, Selasa (8/5).
Lanjut Kapolsek, pembegalan tersebut dimulai dari kedua pelaku yang mencari korban dan membuntuti korban sampai ke jalan sepi. Ketika terlihat aman, kedua pelaku pun langsung memepet motor korban hingga akhirnya berhenti. Setelah berhenti kedua pelaku pun secara langsung menakuti korban dengan mengalungkan celurit ke leher korban. Setelah korban takut kedua pelaku pun merampas motor dan pergi meninggalkan korban.
Kapolsek pun menyatakan bahwa pihaknya sedang melakukan pengejaran terhadap Iqbal. Sementara Irwan telah diamankan dan menjalani proses hukum di Mapolsek IT 2 dengan pasal hukuman 365 KUHP.
Sementara, tersangka Irwan pun mengakui kronologis pembegalan tersebut. “Iya, benar begitu. Saat itu saya dibonceng Iqbal. Saya yang megang cerulit yang saya simpan di dalam jaket. Saya yang mengalungkan cerulit ke korban,” ungkapnya.
Masih kata pelaku, ia pun mengaku bahwa untuk sepeda motor korban dijualkan temannya Iqbal di kawasan Banyuasin dengan harga Rp1,5 juta. “Masalah motor itu Iqbal yang jual. Dia jual ke arah Banyuasin, harganya Rp1,5 juta ,” tuturnya. (sri)



