- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Jambret Berseragam Sekolah Resahkan Warga Kayuagung
KAYUAGUNG, SIMBURNEWS – Aksi pelaku jambret mulai menunjukkan modus baru dan meresahkan warga Kayuagung, khususnya pelajar. Menurut pengakuan korbannya, pelaku jambret menggunakan seragam sekolah.
Hal ini dialami Meirosita, siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Kayuagung. Warga Jalan Tcokroaminoto, Kelurahan Cinta Raja, Kecamatan Kayuagung dijambret di Jalan Lintas Timur Kota Kayuagung, Senin (7/5) pagi. Saat itu korban hendak mengambil surat keterangan lulus di sekolahnya.
Saat ditanya ciri-ciri pelaku penjambret, dirinya mengungkapkan tidak melihat persis bagaimana wajah pelaku. “Yang saya ingat pelakunya tiga orang. Satu diantaranya pakai seragam sekolah,” katanya saat ditemui wartawan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayuagung.
Meirosita didampingi ibunya, Cik Mida menjelaskan, sebelum kejadian dirinya sudah sempat datang ke sekolah, namun karena ada persyaratan yang belum lengkap dirinya pulang ke rumah untuk melengkapi persyaratan. “Saat akan kembali ke sekolah kejadiannya, di depan GOR. Setelah dijambret, langsung aku kejar dan terjatuh saat di depan kantor Pemda OKI,” katanya.
Akibat kejadian ini, tambah dia, dirinya harus merelakan Hp Android kesayangannya melayang di tangan jambret. Tak hanya kehilangan hp, Meirosita juga menderita luka-luka pada beberapa bagian tubuh akibat terjatuh saat hendak mengejar pelaku.
Salah seorang warga, Idham mengungkapkan, dalam beberapa waktu terakhir memang kerap terjadi penjambretan di wilayah Kecamatan Kota Kayuagung. “Kalau tidak salah, ini yang ketiga dalam seminggu ini. Beberapa waktu lalu, ponakan saya yang kena jambret,” ujar pria asal Kelurahan Tanjung Rancing ini.
Dikonfirmasi, Kapolsek Kayuagung, AKP Feryanto SH mengungkapkan, korban belum melapor kepada pihak kepolisian. Akan tetapi, meskipun demikian pihaknya telah mengambil tindakan berupa membawa korban ke rumah sakit dan meminta keterangan terhadap korban.
“Yang menyulitkan itu karena korban juga tidak begitu jelas melihat pelaku, termasuk motor pelaku. Meskipun demikian kami akan tetap berupaya untuk menciptakan kondisi yang nyaman untuk masyarakat,” katanya.
Terkait beberapa kejadian penjambretan yang terjadi, menurut Kapolsek, pihaknya akan membentuk tim khusus untuk menanggulangi agar kejadian serupa tidak terulang kembali. “Untuk itu kami mengimbau agar masyarakat tidak bertindak yang dapat mengundang pelaku untuk berbuat. Intinya masyarakat harus tetap berhati-hati,” tegasnya. (yrl)



