Panglima TNI-Kapolri Survei Pengamanan Pilkada dan Asian Games di Palembang

PALEMBANG, SIMBURNEWS- Dalam rangka menyambut Asian Games,  Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jendral Tito Karnavian memberikan arahan terhadap 500 orang prajurit TNI dan personel Polri. Pengarahan berlangsung di aula PSCC Palembang, Jumat (20/4).

Pentingnya menjaga solidaritas TNI-Polri bertujuan untuk menjaga sinergitas dan netralitas dalam menghadapi suksesnya Pilkada serentak dan Asian Games. Dalam sambutannya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto juga menyatakan bahwa  TNI maupun Polri selama ini telah memberikan darma bakti terbaiknya. Solidaritas TNI-Polri, baik dengan pemuda agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, semua lapisan bisa terjaga dan dapat dijalankan dengan baik di Sumsel. “Hasilnya sangat terasa. Saat sampai di Palembang,  terlihat sepanjang jalan masyarakat yang menjalankan aktivitasnya dengan aman dan kondusif,” kata Panglima sembari mengucapkan apresiasi dan bangganya terhadap personel TNI- Polri atas disiplin, tanggung jawab, dan loyalitas prajurit dan personel terhadap pimpinan.

Senada dengan Panglima, Kapolri juga menegaskan demikian. “Tahun 2018 ini kita menghadapi pilkada serentak di 171 daerah, dengan 3 wilayah dianggap rawan, akan anarkisme, black campaign hingga mobilisasi massa. Untuk itu, sudah jadi tugas TNI-Polri dalam menjamin keamanan pilkada serentak,”jelas Jenderal Tito Karnavian.

Bukan hanya itu, Polri pun menyampaikan untuk TNI – Polri agar tetap bersikap netral saat pilkada dan Asian Games yang akan berlangsung. “Maka jaga kepercayaan masyarakat, dengan mendeteksi sejak dini segala potensi ancaman, optimalkan fungsi satuan masing-masing. Berdiri tegas dan bersikap netral di atas semua golongan, tulus, ikhlas dan tidak menyerah untuk menyatu dengan masyarakat,” timpalnya.

Ia mengaskan bahwa empat pilar kekuatan NKRI, yakni kekuatan militer, polisi yang profesional, intelijen yang andal, dan birokrat yang bersih. Menurutnya jika keempat pilar ini terjaga, maka NKRI aman.

Jenderal Tito juga menyatakan bahwa hasil survei yang ia temukan bahwa TNI berada di posisi pertama untuk tingkat kepercayaan masyarakat, sementara polisi menduduki tingkat tiga untuk kepercayaan masyarakat. Melihat hasil survei yang ia dapatkan, Kapolri mengatakan bahwa yang membuat masyarakat percaya dengan kepolisian karena sikap polisi yang  menjauhi politik praktis dan partisipan.

Untuk itu,  tambah Tito, TNI-Polri menegaskan bahwa solidaritas yang kuat, sinergi, dan netralitas harus terus dijaga. Bukan hanya untuk acara pilkada atau Asian Games usai melainkan sampai kapanpun. Diharapkan TNI-Polri tetap bisa menjaga tiga sikap tersebut.

“Apabila ketiga sikap ini selalu dipegang teguh, insya Allah kegiatan besar seperti Pilkada Serentak atau Asian Games berjalan aman. Kami berharap semoga tiga sikap itu selalu dijaga sampai kapan pun,” timbangnya.

Tito Karnavian juga menegaskan, TNI-Polri dalam menjalankan tugasnya masing-masing harus tetap solid. Dimana rasa solidaritas yang tinggi ini bukan hanya jargon belaka, namun merupakan hal yang substansial.

Panglima TNI dan Polri juga membagikan hadiah 10 hp terhadap 10 orang anggota Polri dan TNI yang wanita dalam rangka Hari Kartini yang diperingati  21 April 2018.(cjs01)