Listrik Sempat Padam, UNBK SMK di OKI Berjalan Lancar

KAYUAGUNG, SIMBURNEWS – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) digelar di seluruh SMK di OKI. Jumlah ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yang masih terdapat beberapa SMK yang masih menerapkan ujian nasional berbasis kertas dan pensil (UNKP).

Pantauan di lapangan, pelaksanaan UNBK di Kecamatan Kayuagung di hari pertama, Senin (2/4), sempat diwarnai insiden listrik yang padam beberapa saat sebelum ujian dimulai. Beruntung hal ini tidak terlalu mengganggu jalannya ujian dikarenakan listrik kembali hidup sebelum ujian dimulai.

Dikatakan Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Kabupaten OKI, Nation bahwa ini merupakan tahun ketiga UNBK di OKI. Belajar dari ujian-ujian sebelumnya, berbagai upaya telah dipersiapkan untuk mengantisipasi berbagai kendala yang mungkin dihadapi.

“Seperti listrik, sudah mengontak pihak PLN untuk kelancaran jaringan listrik. Selain itu masing-masing sekolah diimbau untuk menyiapkan mesin genset untuk mengantisipasi ini,” ungkap Kepala SMKN 2 Kayuagung ini

Nafion menambahkan, karena ini bukan yang pertama, sehingga pihak sekolah dapat belajar dari hasil evaluasi yang dilakukan sebelumnya. “Kalau kendala tidak ada hanya tinggal bagaimana keinginan sekolah untuk melaksanakannya,” imbuhnya.

Jumlah peserta UNBK di OKI sendiri mencapai 2.292 siswa dari 21 SMK, baik Sekolah Negeri maupun Swasta. Untuk pelaksanaan UNBK ini sendiri memang masih ada beberapa sekolah yang menginduk ke sekolah lainnya seperti yang terlihat di SMKN 1 Kayuagung. SMK yang menginduk tersebut adalah SMK PGRI Kayuagung (17 siswa) dan SMK Bina Bangsa (4 siswa).

“Total peserta ujian di SMKN 1 ada 458 peserta ujian ditambah dengan dua sekolah tadi. Pada hari pertama ini Alhamdulillah pelaksanaan ujian berlangsung lancar, diharapkan hingga akhir pelaksanan UNBK tidak terjadi permasalahan,” kata Kepala SMKN 1 Kayuagung, Abdul Gofar MPd. (yrl)