- Presiden Prabowo Resmikan Koperasi Merah Putih, 9.294 Gerai Selesai Dibangun
- Persiapkan Muswil, SMSI Sumsel Harus Mengambil Langkah Strategis
- Optimistis Festival Sriwijaya Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Sumsel
- Pastikan Sasaran TMMD di OKI Tercapai
- Angkat Wastra Kawai Kanduk, Borong Penghargaan
Dua Tahun Numpang Kuliah di Masjid
PALEMBANG, SIMBURNEWS – Kesal tidak memiliki gedung dan fasilitas belajar tetap, ratusan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang menggelar aksi demo, Rabu (8/11) . Aksi digawangi mahasiswa yang tergabung dalam Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (DEMAF) Fisip.
Koordinator aksi, Apri Indriani mengatakan, sejak berdirinya Fisip hampir dua tahun ini, fasilitas belajar dan gedung masih sangat minim. “Sudah dua tahun kami belajar menumpang di masjid dan fakultas lain. Kami malu pak, kami mau menuntut hak kami mendapatkan gedung belajar sendiri dan fasilitas sendiri,” cetusnya dalam orasi.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat mahaiaswa Fisip menjadi terlantar, dan kerap menjadikan mahasiswa harus pulang kuliah lebih sore hingga pukul 18.00 WIB. “Kami menuntut pihak dekanat untuk meniadakan kuliah sampai lewat jam kantor, karena mengingat keselamatan bagi mahasiswa itu sendiri,” katanya.
Akreditasi jurusan pada fakultas itu sendiri juga menjadi sorotan mahasiswa yang melakukan aksi damai tersebut. “Hingga saat ini, jurusan di Fisip belum ada akreditasi. Kami meminta kejelasan terkait akreditasi kami, mau ke mana kami setelah kami lulus nanti dimana legelitas kami,” tegasnya.
Selain menyampaikan tuntutan terkait fasilitas dan akreditasi, para mahasiswa ini juga menyampaikan beberapa tuntutan lainnya seperti transparansi dalam menentukan Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa, menghidupkan kembali laboratorium terpadu bagi setiap program studi serta menuntut pihak dekanat untuk membantu penyelesaian pengembalian dana Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) angkatan 2017.
Menanggapi tuntutan mahasiswa ini, Dekan Fisip UIN Raden Fatah Palembang, Izomuddin mengatakan, proses pembangunan gedung dan fasilitas belajar ini terlebih dahulu akan dikomunikasikan dengan pihak rektorat. “Pembangunan gedung dan fasilitas itu kebijakan dari rektorat. Jadi kami akan sampai permintaan dari para mahasiswa ini,” katanya.
Terkait akreditasi jurusan, Izomuddin menjelaskan, hingga saat ini berbagai upaya terus dilakukan oleh pihak dekanat dan diperkirakan dalam tiga bulan akreditasi sudah berjalan. “Kami berharap mahasiswa bersabar, karena membutuhkan berbagai proses untuk akreditasi ini,” jelasnya. (yrl)



