- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Gajah Liar Resahkan Warga
MUARADUA – Empat gajah sumatera liar dari kawasan Suaka Marga Satwa Gunung Raya, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan muncul. Akibatnya warga sekitar menjadi resah. Konflik manusia dengan hewan liar sudah sangat sering terjadi. Salah satu penyebab utamanya, yakni alih fungsi lahan dan habitat alami hewan-hewan liar itu oleh manusia. Gajah diketahui hidup dalam suatu komunitas sosial mereka dengan teritorial tertentu.
“Belum lama ini saya bersama tiga orang camat lainnya yaitu, Camat Buana Pemaca, Mekakau Ilir, dan Camat Buay Pematang Ribu Ranau Tengah mendatangi Kantor Konservasi Sumber Daya Alam di Palembang meminta agar segera menangkap gajah liar itu,” ungkap Camat Buay Pemaca OKU, Tarmizi, di Muaradua, Kamis (12/10).
Pertemuan tersebut, kata dia, ditanggapi serius oleh KKSDA yang akan menyusun strategi cara menangkap empat ekor gajah liar itu. Menurut dia, pihak KKSDA belum dapat memastikan jadwal pasti pelaksanaan penangkapan gajah liar karena masih harus mengatur strategi dan mempersiapkan peralatan yang dibutuhkan. “Pihak KKSDA sedang menyusun cara agar penangkapan tidak berakibat fatal bagi masyarakat dan gajah liar itu sendiri,” ungkapnya. (antara)



