- Bertambah Jadi 53 Korban Tewas, 137 Orang Terluka, dan 5.488 Warga Dievakuasi akibat Gempa NTT
- Renungan Suci, Kenang Jasa Pahlawan
- Panjat Pinang hingga Jalan Santai Warnai Hari Kemerdekaan
- Instruksi Keluarkan Darurat Gempa NTT agar Anggaran dan Bantuan Dapat Disalurkan
- Terdata 47 Warga Tewas akibat Gempa NTT
Peringati Hari Bhayangkara Ke-80, Optimistis Kepercayaan Publik terhadap Polisi Terus Meningkat
PALEMBANG, SIMBUR – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Upacara dan syukuran yang berlangsung khidmat menunjukkan komitmen korps Bhayangkara dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kegiatan digelar di halaman Griya Agung, Palembang, Rabu (1/7) pagi.
Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Pada kesempatan tersebut, Herman Deru juga bertindak sebagai Inspektur Upacara sekaligus membacakan amanat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Dalam amanat Presiden, Herman Deru menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh keluarga besar Polri atas pengabdian selama 80 tahun dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.
Presiden menegaskan bahwa tema Hari Bhayangkara ke-80, “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, menjadi pengingat bahwa seluruh pengabdian Polri harus bermuara pada pelayanan terbaik bagi masyarakat melalui perlindungan, pengayoman, dan penegakan hukum yang profesional.
Presiden juga mengingatkan bahwa dinamika geopolitik global, perang siber, kejahatan transnasional, hingga ketidakpastian ekonomi dunia menjadi tantangan yang harus diantisipasi Polri melalui penguatan kapasitas kelembagaan, keamanan siber, dan sumber daya manusia.



