- Deninteldam II/Sriwijaya Gagalkan Pengiriman 1 Kg Sabu dari Palembang ke Empat Lawang
- Kerja Sama BKN dan Microsoft Indonesia, Latih 145 Ribu ASN Hadapi Era AI
- SMSI Petakan Pengaruh Politik Global dan Masa Depan Pers Nasional
- Kemendagri Perkuat Penanggulangan Kemiskinan di Sumatera Selatan
- Lindungi Profesi Humas dengan Sertifikasi, Sinergi Gerakan Indonesia Bicara Baik dan Program Public Service Obligation
Harga Pertalite dan Solar Subsidi Tidak Naik, Pertamina Patra Niaga Menjaga Keberlanjutan Energi
PALEMBANG, SIMBUR – Pertamina Patra Niaga berkomitmen menjaga keberlanjutan energi. Dalam komitmennya melaksanakan tugas pendistribusian BBM Bersubsidi, jenis gasoline Pertalite dan gasoil Biosolar tidak mengalami kenaikan. Harga jual kedua produk BBM bersubsidi tersebut tetap, Pertalite Rp10.000 / liter dan Biosolar Rp6.800 / liter. Dengan kata lain, harga BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan.
Meski demikian, Pertamina Patra Niaga hanya melakukan penyesuaian harga jual BBM non subsidi untuk produk Pertamax. Penyesuaian harga ini diputuskan setelah dikordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator dan dilakukan sesuai mekanisme evaluasi berkala yang mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia serta harga pasar keekonomian.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa penyesuaian harga BBM non subsidi mengikuti regulasi yang berlaku. Ini merupakan bagian dari implementasi tata kelola energi yang bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara keberlangsungan bisnis, kualitas layanan, dan kepastian pasokan energi bagi masyarakat.
“Penyesuaian harga Pertamax dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah. Harga jual tersebut diputuskan dengan tetap dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator. Menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan penyediaan energi dan distribusi BBM berkualitas bagi masyarakat terus berjalan optimal,” ujar Roberth.
Pertamina Patra Niaga senantiasa berupaya menjaga ketersediaan dan kualitas produk BBM di seluruh wilayah Indonesia, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik. “Kami memastikan pasokan Pertamax tetap aman serta tersedia di jaringan SPBU Pertamina. Masyarakat dapat memperoleh informasi harga BBM terbaru melalui kanal resmi Pertamina, Pertamina Patra Niaga, maupun aplikasi MyPertamina,” jelasnya.(red/rel)
Daftar Harga BBM Retail Non-Subsidi di Wilayah Sumbagsel melalui SPBU per 10 Juni 2026
Pertamax Series
Pertamax (RON 92): dari Rp12.600/liter menjadi Rp. 16.650/liter
Pertamax Turbo (RON 98): Rp21.200/liter (tetap).
Dex Series
Dexlite (CN 51): Rp. 23.500/liter (tetap)
Pertamina Dex (CN 53): Rp. 25.350/liter. (tetap)



