- Bertambah 3 Tersangka Baru, Total 10 Orang Terjerat Kasus Korupsi KUR Bank Daerah di Semendo
- Jaksa Beri Waktu Bos Perusahaan Sawit Satu Bulan Kembalikan Sisa Uang Rp219 Miliar dari Total Kredit Fiktif Rp1,4 Triliun
- Tabrakan Maut Bus versus Truk Tangki, 16 Korban Tewas Diidentifikasi di Palembang
- PWI Pusat dan Mahkamah Agung Bahas Pedoman Media Massa dan Media Sosial Peradilan
- Menkopolkam Pimpin Apel Kesiapsiagaan Karhutla 2026 di Sumsel
Kunjungi Sekolah Rakyat di Palembang, Wapres Ingin Anak Bangsa Belajar Tanpa Hambatan
PALEMBANG, SIMBUR — Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 7 Palembang, Kamis (25/9). Kunjungan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, melainkan juga wujud komitmen bersama pemerintah pusat dan daerah dalam pemerataan akses pendidikan.
Sekolah rakyat yang berlokasi di Sentra Budi Perkasa ini menjadi contoh nyata bagaimana masyarakat diberi kesempatan seluas-luasnya untuk mendapatkan pendidikan menengah yang berkualitas. Kehadiran Wapres menegaskan dukungan pusat terhadap program pendidikan di daerah.
Wapres Gibran hadir bersama Gubernur Sumsel H. Herman Deru dan Wakil Gubernur H. Cik Ujang. Mereka bertiga kompak menyapa siswa dan guru, mendengar cerita langsung tentang kondisi sekolah, tantangan belajar, hingga layanan makan siang bagi siswa.
“Bagaimana proses belajar di sini? Apa saja kendalanya? Enak ngga makan siang di sini?” tanya Gibran dengan penuh perhatian. Suasana cair pun tercipta, memperlihatkan bahwa pemimpin nasional hadir untuk mendengar.
Menurut Gibran, pemerataan fasilitas pendidikan tidak boleh berhenti di kota besar. Ia menekankan pentingnya perhatian lebih terhadap sekolah rakyat di daerah yang selama ini menjadi penopang pendidikan masyarakat menengah ke bawah. “Kita ingin anak-anak bangsa belajar tanpa hambatan. Pemerintah akan terus memperkuat program yang memastikan sekolah rakyat berkembang lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Herman Deru menambahkan bahwa Pemprov Sumsel berkomitmen menyediakan sarana dan prasarana yang memadai bagi sekolah rakyat. Ia menyebut kunjungan Wapres sebagai energi baru untuk memperkuat sinergi pusat-daerah. “Kunjungan ini adalah bukti nyata kolaborasi. Kami ingin anak-anak di Sumsel merasakan pendidikan yang adil dan berkualitas,” ucap Herman Deru.
Wakil Gubernur H. Cik Ujang turut menegaskan pentingnya memperkuat dukungan bagi sekolah rakyat, baik dari sisi tenaga pengajar maupun fasilitas penunjang. Ia menilai kehadiran Wapres memberi harapan baru bagi dunia pendidikan di Sumsel.
Acara ini juga dihadiri Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari, unsur Forkopimda Sumsel, serta pejabat OPD. Dukungan kolektif ini menjadi fondasi kuat bagi peningkatan kualitas sekolah rakyat.
Para siswa dan guru yang hadir merasa terhormat dengan kehadiran Wapres. Mereka mengaku lebih termotivasi untuk terus belajar dan mengajar dengan penuh semangat.
Kunjungan bersejarah ini meninggalkan pesan kuat: pemerataan pendidikan harus menjadi prioritas utama, agar generasi muda Sumsel dapat tumbuh menjadi pemimpin bangsa di masa depan.(red)



