- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Geng Motor Bakar Pos Polisi serta Rusak Bangunan Ditlantas dan DPRD Sumsel, Brimob Salah Tangkap Anggota Kavaleri
Pratu Handika kemudian menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) TNI sebagai bukti. Namun, pihak Brimob masih sempat menuduhnya ikut memprovokasi massa, bahkan merekam video saat proses pemeriksaan berlangsung. Setelah situasi tenang, Pratu Handika diperbolehkan kembali ke asrama. “Kami yakinkan bahwa, Pratu Handika Novaldo sama sekali tidak terlibat dalam aksi unjuk rasa,” ungkap Kolonel Inf Putra Siregar.
Pratu Handika, lanjutnya, sedang menjalani Latihan Kader Pelatih Pencak Silat Militer (Latkadertih PSM) di Palembang. Saat kejadian, ia hanya keluar mencari makan dan mengisi BBM bersama temannya. Setelah terbukti tidak terlibat yang bersangkutan dilepaskan dan kembali ke asrama,” jelasnya.
Danyonkav 5/DPC Mayor Kav Sahid Winagiri pada kesempatan pertama segera mengambil langkah koordinasi kepada Dansat Brimob Polda Sumsel Kompes Pol Susnadi. Hasil pertemuan tersebut diakui oleh pihak Brimob bahwa Pihak Brimob telah salah mengamankan anggota yang kebetulan berada di lokasi kejadian (SPBU Jalan Demang lebar daun Palembang). Pangdam II/Swj juga menekankan bahwa pentingnya koordinasi antar instansi baik Militer maupun Sipil, guna menghindari kesalahpahaman dalam bertugas.
Sementara, Dansat Brimob Polda Sumsel Kombes Pol Susnadi membenarkan adanya miskomunikasi di lapangan terkait salah tangkap yang dilakukan anak buahnya. “Tadi pagi telah terjadi kesalahpahaman di lapangan pada saat penindakan terhadap pelaku geng motor dan merusak beberapa tempat di Palembang,” ujar Dansat Brimob.
Dijelaskannya, kerusakan di gedung DPRD dan pos, lantas. “Kami melakukan pengejaran dan sampailah di SPBU, samping hotel Amaris di Jl Demang Lebar Daun. Kemudian para pelaku yang kami kejar kami lakukan penindakan. Saat penindakan kami lakukan pemeriksaan awal di lapangan,” terangnya.



