- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Dagelan Praperadilan Istri Polisi, Gugatan Ditolak karena “Lelucon” Saksi
“Saat bersamaan, anak dari Fitriana ini ikut seleksi Akpol. Sebelumnya, Miko dan Desy sudah dilaporkan ke Polda Metrojaya dengan LP nomor 4063 tahun 2025 tanggal 16 Juni 2025. Dimana yang menerima uang Rp1,6 Miliar itu ialah Miko dan Desy. Bukti kami ada, dan saat ini tinggal menghormati proses penyidikan,” ungkap Deden pada 24 Juli 2025.
Deden melanjutkan, Fitriana sendiri juga menjadi korban dan mengalami kerugian kurang lebih Rp500 juta. Uangnya telah ditransfer ke rekening Miko dan Desy. Buktinya sudah dipersiapkan. Ada nanti untuk penyidik. “Desy ini, kami cari tahu, profesinya advokat juga istri Miko. Miko merupakan orang yang mengaku dari Istana. Kami sudah meminta Polda Metro Jaya untuk bertindak, bahkan sudah ada panggilan kedua untuk Miko dan Desy,” beber Deden.
Advokat Amrulah menambahkan, awal mula masalah ini, sewaktu Fitriana update status anaknya yang ikut seleksi akademi kepolisian. Status whatsapp ini terlihat terlapor Brigpol Andi dan rekannya Briptu Liyanto. Dari situ mereka bilang, bisa tidak bantu anak saya yang ikut seleksi di bintara Polri.
“Kemudian oleh Fitriana disambungkan melalui video call kepada Miko. Pesan Miko kepada Andi dan Liyanto, agar uangnya ditransfer ke Fitriana, padahal tadinya Fitiriana tidak mau. Setelah ditransfer ke Fitriana langsung dikirim ke Miko. Jadi tidak ada, Fitriana sebagai dader atau pelakunya, tidak juga menikmati hasilnya,” beber Amrulah.
Amrulah menegaskan, sebelum Andi dan rekannya Liyanto membuat laporan di Polda Sumsel, Fitriana sudah melaporkan ini terlebih dahulu di Polda Metrojaya, yang sekarang ini laporannya dilimpahkan ke Polres Jakarta raya. Miko sama Desy sudah dipanggil.



