- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
- Protes Meluas, Warga Banyuasin Kesulitan Air Bersih
- Komitmen Indonesia-Unicef Dukung Pemenuhan Hak Anak
- PWI Pusat Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk Revisi UU Hak Cipta
Gunung Lewotobi Laki-Laki Kembali Meletus, 24 Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Bali Tertunda dan Dibatalkan
# Kolom Abu Capai 18 Ribu Meter
JAKARTA, SIMBUR – Gunung Api Lewotobi Laki-Laki di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Erupsi kembali meletus pada Sabtu (2/8) pukul 01.05 WITA. Dengan tinggi kolom abu teramati 18.000 meter di atas puncak kawah. Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya, barat, dan barat laut.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari PhD mengatakan, eupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47.3 mm dan durasi sementara lebih kurang 14 menit 5 detik. Hingga kini status aktivitas vulkanik Lewotobi Laki-Laki masih berada pada level IV atau awas. “Erupsi kali ini juga menyebabkan 24 penerbangan di Bandara Ngurah Rai Bali tertunda dan dibatalkan,” ungkap Muhari, Sabtu (2/8).
Diketahui, gunung api tersebut pernah meletus pada 17 Juni 2025 pukul 17.50 WIB..Berdasarkan catatan terdahulu, erupsi tersebut merupakan letusan yang besar pada semester awal di tahun 2025. Sebelumnya letusan dengan tinggi kolom abu antara 6 ribu sampai lebih dari 10 ribu kilometer juga pernah terjadi dalam periode terkini pada akhir 2023 hingga pertengahan 2024 lalu.
Sebagai salah satu gunung api aktif di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Gunung Lewotobi Laki-laki memiliki sejarah panjang aktivitas vulkanik. Salah satu erupsi besar tercatat terjadi pada tahun 1921, menghasilkan lontaran abu dan material vulkanik ke wilayah sekitarnya, meski dokumentasinya masih terbatas.



