- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
- Protes Meluas, Warga Banyuasin Kesulitan Air Bersih
- Komitmen Indonesia-Unicef Dukung Pemenuhan Hak Anak
- PWI Pusat Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk Revisi UU Hak Cipta
Tanah Longsor Tewaskan Empat Warga Mamuju dan Satu Orang di Tasikmalaya
JAKARTA, SIMBUR – Empat warga tewas akibat tanah longsor. Peristiwa terjadi di Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, Minggu (26/1). “Longsor memakan korban jiwa 4 meninggal dunia, dan 4 luka-luka,” ungkap Abdul Muhari PhD, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Selasa (28/1).
Menurut Muhari, peristiwa itu terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Mamuju dan sekitarnya. “Longsor melanda Dusun Tamansari, Kelurahan Mamunyu, Kecamatan Mamuju,” paparnya.
Ditambahkannya, BPBD bersama tim gabungan sempat memberhentikan operasi pencarian karena cuaca dan medan masih tidak memungkinkan. Dikhawatirkan berpotensi terjadi longsor susulan. “Setelah cuaca kondusif, operasi kembali dilanjutkan hingga upaya pembukaan akses jalan yang sempat terdampak longsor,” ujarnya.
Selain Mamuju, tanah longsor juga terjadi di Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, Minggu (26/1). Tanah longsor ini melanda Dusun Kudadepa, Kecamatan Sukahening. “Dilaporkan longsor menelan korban satu orang meninggal dunia an Nana warga Kp. Ciengang,” ungkap Muhari.
Selain itu, lanjut Muhari, longsor Tasikmalaya juga berdampak pada satu rumah rusak berat dan tiga rumah lainnya bepotensi longsor. BPBD bersama tim gabungan segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan darurat dan distribusi bantuan logistik yang diperlukan. “Koordinasi pemerintah daerah antar lintas organisasi juga terus dibangun guna percepatan penanganan darurat di lapangan,” tegasnya.(red)



