- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
- Protes Meluas, Warga Banyuasin Kesulitan Air Bersih
- Komitmen Indonesia-Unicef Dukung Pemenuhan Hak Anak
- PWI Pusat Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk Revisi UU Hak Cipta
Listrik Padam Hampir 10 Jam, Kabel PLN di Talang Jambe Digondol Maling
PALEMBANG, SIMBUR – Listrik padam selama hampir sepuluh jam di Jl AMD-Dharma Karya Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami Palembang, Senin (20/1). Tepatnya di gardu yang berada di RT 12 RW 03, tak jauh dari kampus B pondok pesantren Aulia Cendekia.
Informasi dari warga, listrik mengalami byarpet dengan spanning rendah sejak dini hari sekitar pukul 02.30 WIB. Kemudian, listrik padam total hingga pukul 12.30 WIB. Menurut warga, ada kabel PLN yang dicuri sehingga listrik padam sangat lama.
Media ini mencoba menelusuri kebenaran informasi tersebut. Hanya tiga petugas yang diturunkan sehingga perbaikan mengalami kendala. Media lalu menghubungi pihak PLN setempat.
Kepala PLN Rayon Sukarami, Karmila membenarkan ada pencurian kabel di wilayah tersebut. “Sepertinya lokasi di mana aset (kabel) kami dicuri oknum. Tadi sudah kami infokan ke Pak RT juga,” ungkap Karmila kepada Simbur, Senin (20/1).
Dikonfirmasi terpisah, Manajer Komunikasi & TJSL PLN UID S2JB, Iwan Arissetyadhi mengatakan, kabel PLN di rayon Sukarami dicuri oleh orang yang tidak bertanggung jawab. “Mohon maaf atas gangguan yang terjadi. Informasi dari tim teknik di unit Sukarami, ada kabel gardu listrik yang dicuri oleh orang tidak bertanggung jawab, sehingga pasokan listrik ke pelanggan terganggu,” ungkap Iwan kepada Simbur.
Iwan menambahkan, pihaknya sedang melakukan perbaikan di lokasi padamnya listrik. “Saat ini petugas PLN sedang melakukan upaya penggantian kabel untuk menormalkan pasokan listrik ke seluruh pelanggan di sana,” terangnya.
Ditanya berapa lama proses perbaikan, Iwan belum bisa memastikan. “Kami hanya fokus perbaikan. Teknisi di lapangan masih berusaha memperbaiki,” ujarnya saat dihubungi.
Menurut Iwan, PLN dan pelanggan sama-sama menjadi korban saat padamnya listrik di lokasi tersebut. “Kami juga korban. Kabel kami dicuri. Kami tidak tahu jika ada oknum di masyarakat yang melakukan tindak kriminal,” jelasnya.
Terkait kerugian PLN, Iwan belum bisa menyimpulkan. “Belum bisa kami jelaskan kerugian. Kami fokus penormalan dulu. Nanti jika sudah selesai nanti kami informasikan,” tutupnya.(red)



