- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Satu Korban Tewas dan Tiga Warga Hilang akibat Tanah Longsor di Lumajang
JAKARTA, SIMBUR – Tanah Longsor melanda wilayah Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur pada Selasa (4/6) pukul 11.15 WIB. Berdasarkan data yang berhasil dihimpun Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB peristiwa ini menelan korban satu orang meninggal dunia.
“Korban ditemukan sekitar pukul 15.30 WIB dalam kondisi tidak bernyawa. Sementara itu, akibat kejadian ini terdapat tiga orang yang masih dinyatakan hilang dan masih dalam tahap pencarian,” ungkap Abdul Muhari, Ph.D, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Rabu (5/6).
Operasi pencarian akan dilanjutkan esok hari (5/6) dengan menyisir sekitar lokasi pertambangan pasir. Adapun lokasi longsor diketahui berada di Dusun Supit, Desa Pronojiwo, Kecamatan Pronojiwo.
Peristiwa ini juga dilaporkan berdampak kerugian materil berupa dua unit truk yang tertimbun longsor. BPBD Lumajang bersama dengan jajaran unsur TNI-Polri, Forkompimcam Pronojiwo, Dinkes P2KB Lumajang, Satpol PP Lumajang, Basarnas Pos SAR Jember dan Relawan segera melakukan evakuasi dan penanganan darurat dilokasi.
Merujuk prakiraan cuaca BMKG untuk dua hari kedepan (6/6) wilayah Kabupaten Lumajang berpotensi cerah berawan, meski demikian diimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap potensi longsor susulan. “Terlebih bagi tim gabungan yang akan melanjutkan operasi pencarian untuk tetap mematuhi prosedur keselamatan,” imbaunya.(red)



