- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Serahkan Langsung Formulir ke PAN, Herman Deru Mulai Lirik Pasangan
# Tidak Ingin Berkonflik dan Cerai di Tengah Jalan

PALEMBANG, SIMBUR – Herman Deru menyerahkan langsung formulir pendaftaran dirinya sebagai calon gubernur Sumatera Selatan melalui Partai Amanat Nasional (PAN). Pengembalian formulir berlangsung di Kantor DPW PAN Sumsel, Jl Alamsyah Ratu Prawiranegara, Kecamatan Gandus, Kota Palembang, Rabu (1/5).
“Amanat yang saya emban dari 2018-2023 diusung oleh PAN. Kami ingin melanjutkan kerja sama ini dengan mengambil dan mengembalikan formulir. Sekaligus menghormati partai yang mendukung saya selama menjabat,” ungkap Herman Deru didampingi Ketua Tim Pemenangan Alfarenzi Panggarbesi, Rabu (1/5).
Secara admnistrasi, lanjut Herman Deru, dirinya telah menyerahkan berkas lengkap yang akan diusulkan DPW ke DPP PAN, apa masih layak menjadi calon gubernur yang diusung partai tersebut. “Periode sebelumnya PAN yang pertama kali mengusung saya. Dengan hubungan yang terpelihara baik, insya Allah masih bermitra dengan kami,” ungkapnya.
Dalam lawatan tersebut, Herman Deru tak lupa mengutarakan isi hatinya untuk mencari pasangan calon wakil gubernur Sumsel yang bakal diusung oleh PAN. Meski demikian, calon kepala daerah (cakada) itu juga membuka kesempatan bagi semua kader dari seluruh partai. Terutama bagi yang ingin maju sebagai calon wakil kepala daerah (cawakada) di Sumsel saat Pilkada serentak 27 November mendatang.
“Izinkan saya mencari pasangan, jika dijodohkan dari partai manapun, termasuk PAN. Semua masih terbuka dan sangat cair. Jangan tergopoh-gopoh agar tidak bermasalah di pelaminan. Harapannya agar masyarakat teduh di bawah ayoman gubernur dan wakil gubernur Sumsel di Sumsel pada masa mendatang,” ungkap Herman Deru dalam sambutannya.
Herman Deru menambahkan, dirinya sangat hati-hati dalam menentukan pasangan. Tujuannya agar tidak berkonflik di tengah jalan dan bermasalah di pelaminan. “Mengenai calon pasangan (cawagub), saya salah satu kandidat yang sangat berhati-hati untuk menentukan pasangan. Saya tidak ingin pasangan cerai di tengah jalan dan berkonflik di tengah jalan. Saya ingin memulai dan mengakhiri dengan baik,” tegasnya.
Masih kata dia, pasangan dalam pilkada membutuhkan komitmen kuat sebagai calon pemimpin yang mengayomi masyarakat Sumsel. Baik sebelum, saat, maupun setelah perhelatan pesta demokrasi dalam lingkup provinsi. Karena itu, Herman Deru masih bersikap dingin menanggapi sejumlah isu dan rumor tentang sejumlah nama yang digadang-gadang bakal mendampinginya sebagai calon gubernur Sumsel periode 2024-2029. “Cair bukan berarti tidak mencari. Cair untuk berhati-hati. Pasangan dalam cakada cawakada bukan hanya sakral tapi tanggung jawab sebagai pengayom dan soliditas harus terjaga pra, saat dan pasca,” ujarnya.
Ditanya karakteristik dan indikator bakal calon pasangannya, Herman Deru belum bersedia menyampaikan kepada publik. Meski demikian, dirinya telah menjalin komunikasi dengan semua cawakada. “Saya tidak menentukan. Cewek jadi, cowok jadi. Hampir semua yang berkeinginan maju sebagai cawakada saya sudah jalin komunikasi, baik aktif maupun pasif. Baik datang maupun mendatangi,” tegasnya.
Sekretaris Penjaringan Cagub-Cawagub DPW PAN Sumsel, Drs Ariyanto MH mengatakan, pihaknya menyambut hangat kehadiran Herman Deru yang datang langsung menyerahkan formulir pendaftaran. Menurut Ariyanto, banyak capaian yang dilakukan Herman Deru selama menjabat gubernur Sumsel 2018-2023.
“Pertumbuhan ekonomi yang meningkat secara signifikan, penurunan kemiskinan, pengangguran, dan indeks pembangunan manusia (IPM). Termasuk menahan laju inflasi dengan program Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP). Banyak prestasi yang telah dicapai. Kami senang pak Deru jika diusung PAN dan diusulkan maju sebagi calon gubernur Sumsel,” ujarnya.
Terkait cagub-cawagub yang diusung partainya, Ariyanto menambahkan, terdapat dua indikator masukan dalam proses penjaringan. Pertama, masukan yang disampaikan dari parameter survei. Kedua masukan dari masyarakat. “PAN tidak memberikan previlage walaupun kader. Kami akan teliti. Kalau memenuhi kriteria dan persyaratan itu yang akan diusung partai,” tandasnya.(adv)



